PemerintahanPendidikan

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Toko Pertanian di Ambal Nyaris Ludes Terbakar

686
×

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Toko Pertanian di Ambal Nyaris Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  — Kebakaran melanda Toko Pertanian Sido Maju milik Melinda Agus Sulistyono di Dukuh Krajan RT 03 RW 02, Desa Kaibonpetangkuran, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Selasa malam (3/3/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik di dalam bangunan toko.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui saat istri pemilik toko menerima informasi ketika sedang melaksanakan salat tarawih. Saat api mulai terlihat dari dalam ruangan, kondisi toko dalam keadaan terkunci baik dari bagian depan maupun belakang.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material cukup banyak,” ujar Kapolres, Rabu (4/3/2026).

Mengetahui kejadian tersebut, Pemerintah Desa Kaibonpetangkuran segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan meminta bantuan pemadam kebakaran dari Prembun. Petugas bersama warga setempat berjibaku memadamkan kobaran api yang terus membesar. Sekitar pukul 20.00 WIB, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Sejumlah barang di dalam toko dilaporkan hangus terbakar. Di antaranya obat-obatan pertanian seperti pestisida, herbisida, fungisida, nutrisi tanaman, pupuk cair, serta berbagai peralatan elektronik dan perlengkapan toko seperti komputer, kipas angin, dispenser, freezer, instalasi kabel, hingga perabotan kayu. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Tim Inafis Polres Kebumen yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan adanya sambungan arus listrik pada kabel di dalam kotak sambungan (tedus) yang terbakar di bagian atas tembok toko. Lampu serta instalasi kabel di dalam ruangan juga ditemukan dalam kondisi hangus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada sambungan kabel di dalam ruangan.

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tidak mendekat ke lokasi selama proses pendinginan berlangsung, mengingat material yang terbakar merupakan bahan kimia pertanian yang berpotensi menimbulkan dampak kesehatan. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran tersebut.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.