Pemerintahan

Bupati Kebumen Lobi PT KAI, Kereta Prameks Diusulkan Beroperasi Hingga Gombong

974
×

Bupati Kebumen Lobi PT KAI, Kereta Prameks Diusulkan Beroperasi Hingga Gombong

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kabar baik bagi masyarakat Kebumen. Rencana perpanjangan operasional Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) hingga wilayah Kebumen kini memasuki tahap baru. Pemerintah Kabupaten Kebumen secara resmi melobi PT Kereta Api Indonesia (Persero) agar layanan kereta komuter tersebut dapat diperpanjang hingga Gombong.

Langkah ini dibahas dalam audiensi antara Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dengan manajemen PT KAI di Bandung, Selasa (10/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, PT KAI menyambut positif usulan Pemkab Kebumen dan mulai melakukan studi kelayakan teknis terkait kemungkinan perpanjangan rute KA Prameks.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan mobilitas masyarakat antarkota, memperkuat konektivitas transportasi di jalur selatan Pulau Jawa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui sinergi antara Pemkab Kebumen dan PT KAI, kami berharap kualitas layanan transportasi publik semakin meningkat. Transportasi yang baik adalah kunci penggerak ekonomi rakyat,” ujar Bupati Lilis Nuryani.

Sekretaris Daerah Kebumen, Edi Rianto, menjelaskan bahwa dalam audiensi tersebut terdapat tiga poin penting yang menjadi fokus pembahasan dan mendapat respon antusias dari pihak PT KAI.

Salah satunya adalah usulan agar relasi KA Prameks dari Yogyakarta dapat diperpanjang hingga Kebumen dengan tiga titik pemberhentian, yakni Stasiun Gombong, Stasiun Kebumen, serta satu pilihan tambahan antara Stasiun Kutowinangun atau Stasiun Prembun.

“PT KAI saat ini sedang melakukan kalkulasi teknis terkait operasional kereta, termasuk kesiapan sarana dan prasarana pendukungnya,” jelas Edi Rianto.

Selain rencana perpanjangan rute Prameks, Pemkab Kebumen juga mengusulkan kerja sama dengan PT KAI dalam mendistribusikan produk UMKM Kebumen melalui jalur kereta api dengan tarif khusus. Skema ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk lokal ke berbagai kota di Jawa.

Tak hanya itu, Bupati Lilis juga mengusulkan agar lebih banyak rangkaian kereta api yang melintasi jalur selatan dapat berhenti di Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong guna meningkatkan pelayanan bagi penumpang.

Namun demikian, penambahan titik pemberhentian tersebut harus disesuaikan dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) agar tidak mengganggu ketepatan waktu perjalanan kereta api secara nasional.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, tim teknis dari PT KAI dijadwalkan akan melakukan survei lapangan ke Kabupaten Kebumen dalam waktu dekat. Survei ini bertujuan untuk mematangkan studi kelayakan sebelum rencana pengembangan rute kereta tersebut dapat direalisasikan.

Jika rencana ini terealisasi, kehadiran KA Prameks hingga Kebumen diproyeksikan akan menjadi solusi transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi daerah di jalur selatan Jawa.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.