KEBUMEN, Kebumen24.com — Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026 di Kabupaten Kebumen dipastikan berlangsung lebih sederhana. Tahun ini, perayaan tidak akan dimeriahkan dengan pesta kembang api sebagai bentuk empati dan toleransi terhadap situasi nasional serta menghormati momen keagamaan yang berdekatan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan persiapan Hari Raya Imlek di Klenteng Kong Hwie Kiong Kebumen, Selasa (10/2/2026). Ketua Klenteng Kong Hwie Kiong Kebumen, Hengki Halim, menyebutkan bahwa seluruh rangkaian persiapan tetap dilakukan secara maksimal agar perayaan berjalan lancar dan khidmat.
“Puji syukur, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, seluruh rangkaian persiapan di Klenteng Kebumen kami lakukan secara maksimal. Mulai dari pembersihan area klenteng, pemasangan lampion dan ornamen khas Imlek, hingga persiapan sembahyang bersama umat,” ujar Hengki.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan dimulai pada 11 Februari 2026 dengan acara menghantar Dewa-Dewi naik ke langit. Selanjutnya, pada 12 Februari dilaksanakan kegiatan bersih-bersih klenteng dan altar. Puncak persiapan spiritual dilakukan pada 16 Februari melalui doa malam Imlek, sebelum perayaan puncak Hari Raya Imlek pada 17 Februari 2026.
Meski tetap menghadirkan tradisi Cap Go Meh dan pesta rakyat, Hengki menegaskan bahwa perayaan tahun ini dikemas lebih sederhana dan tanpa pesta kembang api.
“Yang istimewa dalam Imlek tentu ada Cap Go Meh dan pesta rakyat. Tapi tahun ini kita buat lebih sederhana dan tidak ada pesta kembang api. Ini sebagai bentuk toleransi, mengingat sebelumnya terjadi bencana di beberapa wilayah Indonesia dan juga berbarengan dengan bulan Ramadan. Jadi, kita saling menghargai,” jelasnya.
Menurut Hengki, Imlek bukan sekadar momentum ibadah bagi umat Khonghucu dan masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
“Tahun ini dilambangkan Kuda Api. Harapannya kita semua diberi kelancaran rezeki dan kesehatan. Kami juga berharap suasana damai, toleransi, dan kebahagiaan bisa dirasakan seluruh masyarakat Kebumen. Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, kesehatan, serta kemajuan bagi Kebumen dan Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krishna Purnama, S.I.K., turut meninjau langsung kesiapan Klenteng Kong Hwie Kiong dalam menyambut Imlek. Ia menilai, sejauh ini persiapan berjalan dengan baik.
“Hari ini kami datang langsung ke Klenteng Kebumen untuk melihat kesiapan dalam rangka menyambut Hari Raya Imlek. Saya lihat persiapannya cukup baik. Besok, Polres juga akan datang kembali untuk survei sekaligus aksi bersih-bersih klenteng,” ungkapnya.
Kapolres menambahkan, saat Hari Raya Imlek, Polres Kebumen akan melakukan pengamanan dengan melibatkan masyarakat sekitar guna memastikan perayaan berlangsung aman dan kondusif.
“Terkait pengamanan saat Hari Raya Imlek, Polres Kebumen akan melaksanakannya dengan dibantu masyarakat sekitar,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengapresiasi nilai historis Klenteng Kong Hwie Kiong yang dibangun pada 1898 dan dipugar kembali pada era 1960-an. Menurutnya, bangunan klenteng hingga kini masih terawat dengan baik serta menyimpan berbagai benda bernilai sejarah.(K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















