Pendidikan

Seru! Bule Jerman Hadir di SMK Ma’arif 9 Kebumen, Siswa Diajak Ngobrol Pakai Bahasa Inggris

746
×

Seru! Bule Jerman Hadir di SMK Ma’arif 9 Kebumen, Siswa Diajak Ngobrol Pakai Bahasa Inggris

Sebarkan artikel ini

KLIRONG, Kebumen24.com — SMK Ma’arif 9 Kebumen kembali menghadirkan suasana belajar yang berbeda dengan mendatangkan tamu asing asal Jerman, Miss Sisi, dalam kegiatan bertajuk Bule Jerman Goes to Marsa. Kegiatan ini digelar di aula sekolah, Senin (2/2/2026), sebagai upaya meningkatkan kemampuan conversation bahasa Inggris siswa melalui praktik langsung.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak berdialog dan berkomunikasi dua arah menggunakan bahasa Inggris. Mereka tidak hanya berlatih berbicara, tetapi juga belajar memahami pelafalan yang tepat serta mengenal budaya internasional secara langsung dari penutur asing.

Kepala SMK Ma’arif 9 Kebumen mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberi ruang kepada siswa untuk berinteraksi langsung dengan penutur asing sebagai bagian dari peningkatan kemampuan berbahasa Inggris.

“Hari ini sekolah kedatangan tamu bule asal Jerman. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang kepada siswa SMK Ma’arif 9 Kebumen untuk berinteraksi langsung dengan orang luar negeri dalam rangka meningkatkan percakapan atau conversation dalam bahasa Inggris,” ujarnya.

Ia menambahkan, program Bule Jerman Goes to Marsa ini merupakan kali kedua dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber yang berbeda. Hal tersebut menjadi bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada mata pelajaran bahasa Inggris.

“Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, khususnya mata pelajaran bahasa Inggris, kegiatan ini sudah yang kedua kalinya dengan narasumber yang berbeda. Kami menghadirkan praktisi langsung dari mancanegara sebagai guru tamu,” jelasnya.

Menurutnya, di era globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan sudah menjadi kebutuhan penting bagi siswa sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan penutur asli bahasa Inggris. Ini melatih keberanian, kepercayaan diri, pelafalan, sekaligus pemahaman budaya internasional,” katanya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan gambaran nyata kepada siswa bahwa bahasa Inggris merupakan bahasa komunikasi internasional yang sangat penting, sekaligus menjadi bekal kompetensi di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.