KEBUMEN, Kebumen24.com — Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar pembacaan Yasin dan Tahlil Malam Jumat Kliwon yang dirangkai dengan Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Pendopo Kabumian, Kamis (22/1/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi agenda doa bersama perdana di awal tahun 2026 yang dilaksanakan di pendopo kebanggaan masyarakat Kebumen. Acara berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani hadir langsung bersama suami, Ir Mohammad Yahya Fuad, SE. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, tokoh agama, serta pimpinan organisasi sosial dan kemasyarakatan se-Kabupaten Kebumen.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan peringatan Isra Mikraj merupakan momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai salat sebagai pondasi kehidupan, termasuk dalam menjalankan amanah pemerintahan.
“Jika salat terjaga, insyaallah sikap dan kerja kita akan lebih terarah. Kami berkomitmen membangun Kebumen dengan semangat religius, akhlak yang baik, dan kerja keras,” ujar Bupati.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Kebumen akan bekerja lebih fokus, tertib, dan rapi, agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati juga menyampaikan Musrenbang Tahun 2026 telah resmi dibuka sebagai tahapan awal penyusunan rencana pembangunan tahun 2027, dengan prinsip keadilan dan pemerataan pembangunan.
Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemkab Kebumen tengah menyiapkan langkah-langkah pengamanan stok pangan dan pengendalian harga pasar. Bupati mengimbau masyarakat menyambut Ramadhan dengan pola hidup sederhana serta tetap menjaga ketertiban dan kondusivitas lingkungan.
Pada kesempatan itu, Bupati turut mengumumkan pembukaan pendaftaran calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Kebumen periode 2026–2031 yang dibuka hingga 29 Januari 2026. Ia mengajak putra-putri daerah terbaik yang siap mengabdi untuk berpartisipasi.
Acara ditutup dengan tausiyah oleh K.H. Muntaha Mahfudz, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso. Dalam ceramahnya, Kiai Muntaha menjelaskan hikmah perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW serta makna turunnya perintah salat.
Ia juga mengajak seluruh jemaah untuk membiasakan membaca tasbih dalam aktivitas sehari-hari serta memperbanyak istigfar dalam setiap langkah kehidupan, baik sebagai pribadi maupun pelayan masyarakat.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















