PEMBANGUNANPemerintahan

Dorong Penguatan Ekonomi Desa, 15 Gerai Pergudangan KDMP di Kebumen Rampung Awal 2026

1521
×

Dorong Penguatan Ekonomi Desa, 15 Gerai Pergudangan KDMP di Kebumen Rampung Awal 2026

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Upaya percepatan penguatan ekonomi desa di Kabupaten Kebumen terus menunjukkan hasil positif. Sebanyak 15 gerai pergudangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dilaporkan telah rampung dibangun pada awal tahun 2026.

Pembangunan gerai pergudangan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat infrastruktur ekonomi desa, khususnya sebagai sarana penyimpanan dan distribusi hasil usaha masyarakat desa.

Sebanyak 15 gerai KDMP itu tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Klirong, Buayan, Sempor, Petanahan, Alian, Pejagoan, Adimulyo, Karanggayam, Ambal, Sruweng, Buluspesantren, dan Gombong.

Komandan Kodim 0709 Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, mengatakan pihaknya terus mendorong percepatan pembangunan gerai dan pergudangan KDMP di seluruh wilayah Kebumen. Hingga saat ini, dari total 460 desa dan kelurahan, sebanyak 177 desa/kelurahan telah melaksanakan pembangunan gerai KDMP.

“Dari jumlah tersebut, 15 desa telah menyelesaikan pembangunannya pada akhir bulan ini,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).

Untuk mempercepat realisasi pembangunan, TNI turut terlibat langsung dalam membantu proses pembangunan fisik. Selain pengerahan personel, dukungan sarana dan prasarana berupa alat berat juga diberikan, terutama untuk proses pengurukan lahan.

Berdasarkan data yang dihimpun, progres pembangunan KDMP di Kebumen menempatkan kabupaten ini di peringkat ke-12 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Meski demikian, Eko mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi desa, terutama terkait ketersediaan dan kesiapan lahan. Salah satu kendala utama adalah kebutuhan pengurukan lahan yang memerlukan biaya cukup besar.

“Beberapa desa terkendala pengurukan karena anggaran desa tidak mencukupi,” ungkapnya.

Selain itu, tercatat 16 desa masih menghadapi hambatan karena belum memiliki lahan untuk lokasi pembangunan gerai pergudangan KDMP. Desa-desa tersebut tersebar di Kecamatan Kebumen, Sempor, Sruweng, Sadang, Alian, Padureso, Puring, dan Kuwarasan.

“Pada tahap awal, desa diharapkan berupaya secara mandiri terlebih dahulu. Jika sudah mentok, baru berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” pungkas Eko.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.