KEBUMEN, Kebumen24.com – Bupati Kebumen Lilis Nuryani menghadiri kegiatan Rihlah dan Tadabbur Alam yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Sarang, Rembang, asal Kabupaten Kebumen, di Objek Wisata Sagara View of Karangbolong, Kecamatan Buayan, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi lintas daerah sekaligus sarana memperkuat spiritualitas alumni pesantren melalui refleksi keagamaan di tengah keindahan alam pesisir selatan Kebumen.
Bupati Lilis Nuryani hadir didampingi sang suami, Ir. Mohammad Yahya Fuad, SE. Turut membersamai, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kebumen, Forkopimcam Buayan, serta sejumlah tokoh ulama nasional yang dikenal karismatik, di antaranya K.H. Ahmad Wafi Maimoen Zubair dan K.H. Zuhrul Anam Hisyam.
Ketua Panitia kegiatan, Muhamad Hayun, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta rihlah tidak hanya berasal dari Kebumen, tetapi juga melibatkan alumni Ponpes Sarang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Purworejo, Cilacap, Wonosobo, hingga Banyumas.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Ibu Bupati beserta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran ini menjadi penyemangat tersendiri bagi para alumni,” ujar Hayun.
Ia berharap, kegiatan rihlah dan tadabbur alam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikemas lebih meriah di masa mendatang sebagai wadah pemersatu alumni dan penguat ukhuwah Islamiyah.
Sementara itu, Bupati Lilis Nuryani menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, rihlah bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan ikhtiar spiritual untuk menjaga tradisi mengaji, berdzikir, dan memperkuat nilai keimanan di tengah kehidupan masyarakat.
“Malam ini kita berada di Sagara View, salah satu anugerah alam Kebumen. Pemandangan laut dari atas bukit ini mengingatkan kita akan kebesaran Allah SWT. Semoga suasana yang indah ini menambah kekhusyukan doa-doa kita,” tutur Bupati Lilis.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kebumen memandang para ulama dan majelis ilmu sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam merawat akhlak, persaudaraan, dan harmoni sosial.
“Saya mohon doa dan dukungan dari para kiai serta seluruh jamaah agar kami diberi kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah. Semoga pembangunan di Kebumen membawa manfaat luas bagi masyarakat dan daerah kita dijauhkan dari segala musibah,” pungkasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















