KEBUMEN, Kebumen24.com – Badan Kerjasama Gereja-gereja Kebumen (BKSGK) menggelar Perayaan Natal Bersama yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Jumat (16/1/2026).
Perayaan Natal lintas gereja tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang datang bersama suaminya, Ir. Mohammad Yahya Fuad, SE, mantan Bupati Kebumen. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi simbol kuat dukungan pemerintah terhadap kehidupan beragama yang rukun dan inklusif di Kabupaten Kebumen.
Selain Bupati, acara juga dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, perwakilan LDII, serta tokoh-tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kebumen.
Ketua BKSGK Kebumen, Pendeta Reinhard Hatane, dalam laporannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya perayaan Natal bersama tersebut.
“Kami semula memperkirakan peserta sekitar 1.000 orang dari 50 gereja anggota BKSGK. Namun antusiasme umat luar biasa, jumlah kehadiran mencapai sekitar 1.300 orang. Dukungan dari Kodim dan Polres Kebumen juga sangat membantu kelancaran dan keamanan acara ini,” ungkapnya.
Pendeta Reinhard berharap ke depan semakin banyak pihak, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kebumen, dapat terlibat dalam kegiatan lintas iman sebagai wujud nyata Kebumen yang inklusif di bawah kepemimpinan Bupati Lilis Nuryani.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas dan kelancaran pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kebumen, saya mengucapkan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani. Semoga damai Natal membawa ketenangan, kebahagiaan, dan keberkahan bagi kita semua. Saya mengapresiasi peran BKSGK yang selama ini konsisten menjaga harmoni dan toleransi di Kebumen,” tutur Bupati.
Bupati Lilis juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Kristiani, untuk turut menjaga dan merawat fasilitas publik hasil pembangunan pemerintah.
“Pembangunan ini adalah milik kita bersama. Mari kita jaga dan rawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Tanpa kerukunan, rasa memiliki, dan gotong royong, pembangunan tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Lilis mengajak seluruh jemaat untuk terus menebarkan semangat kasih, kepedulian sosial, dan berbagi kepada sesama, sebagaimana nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Natal. Ia berharap Kebumen senantiasa menjadi daerah yang aman, damai, dan masyarakatnya semakin sejahtera.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















