Pemerintahan

Dorong Efisiensi Pertanian, Distapang Kebumen Salurkan 20 Unit Alsintan untuk Kelompok Tani

948
×

Dorong Efisiensi Pertanian, Distapang Kebumen Salurkan 20 Unit Alsintan untuk Kelompok Tani

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Distapang Kebumen Ifah Ismatul Banat menyerahkan secara simbolis bantuan alsintan kepada perwakilan kelompok tani dalam kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan dan Serah Terima Alat Mesin Pertanian Tahun Anggaran 2025, Senin (3/11/2025).

KEBUMEN, Kebumen24.com – Langkah konkret dalam mewujudkan pertanian modern dan efisien kembali dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen. Melalui program Sosialisasi Pemanfaatan dan Serah Terima Bantuan Alat Mesin Pertanian Tahun Anggaran 2025, Distapang menyalurkan 20 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para kelompok tani penerima. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Distapang Kebumen pada Senin, 3 November 2025, dan dihadiri berbagai pihak terkait.

Turut hadir dalam acara itu Wakil Ketua DPRD Kebumen Solatun, Sekretaris Distapang Ifah Ismatul Banat, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Fajar Rachmanto, para koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan antara pemerintah dan para petani.

Pada kegiatan tersebut, Distapang menyerahkan 11 unit alsintan—yang terdiri dari 10 hand traktor roda dua dan 1 unit mesin kombain—kepada kelompok tani dari berbagai kecamatan. Sebelumnya, 9 unit alat pertanian telah disalurkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Dengan demikian, total bantuan mencapai 20 unit, terdiri atas 19 traktor dan 1 mesin kombain untuk 20 kelompok tani dari 11 kecamatan di Kebumen.

Sekretaris Distapang Kebumen, Ifah Ismatul Banat, dalam sambutannya menjelaskan bahwa penyaluran alsintan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.

“Harapan kami, dengan adanya bantuan alat ini, para petani dapat bekerja lebih efektif dalam mengelola lahan, memanen, dan mengolah hasil panen. Penggunaan alat mesin pertanian seperti traktor dan kombain akan memangkas biaya produksi, menghemat tenaga kerja, serta menghasilkan panen yang lebih bersih dan maksimal,” ungkap Ifah.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan alsintan diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya, bukan untuk diperjualbelikan.

“Bantuan ini murni gratis dari pemerintah. Tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun. Kami juga mengimbau agar alsintan yang sudah diterima tidak diperjualbelikan, karena bantuan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas petani,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kebumen Solatun mengungkapkan bahwa sebagian besar bantuan alsintan ini merupakan hasil aspirasi DPRD Kabupaten Kebumen yang disampaikan kepada Kementerian Pertanian melalui Wakil Menteri Pertanian.

“Sebagian besar dari bantuan ini berasal dari usulan DPRD kepada Wakil Menteri Pertanian. Hari ini kita serahkan 10 traktor dan 1 kombain dari 30 unit yang kami ajukan. Untuk 20 unit lainnya, masih menunggu proses selanjutnya,” jelasnya.

Menurut Solatun, keberadaan alsintan menjadi kebutuhan mendesak bagi petani, terlebih saat ini memasuki musim tanam. Ia menambahkan, keberhasilan swasembada pangan tidak hanya ditopang oleh ketersediaan alat pertanian, tetapi juga memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai, seperti lumbung pangan, gudang, irigasi, serta penguatan sektor peternakan dan perikanan.

“Untuk mewujudkan kemandirian pangan, kita butuh sinergi lintas sektor. Kebumen memiliki potensi besar, bahkan masuk delapan besar kabupaten dengan hasil padi terbanyak di Jawa Tengah. Ini menjadi modal kuat untuk terus dikembangkan,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Solatun berpesan agar para kelompok tani penerima bantuan dapat menjaga dan memanfaatkan alsintan dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap alat yang diterima hari ini dijaga, dirawat, dan digunakan bersama secara optimal. Jangan sampai terbengkalai atau disalahgunakan,” tutupnya. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.