Pemerintahan

Lindungi Kelompok Rentan, Pemkab Kebumen Salurkan Bansos Permakanan Senilai Rp313 Juta

741
×

Lindungi Kelompok Rentan, Pemkab Kebumen Salurkan Bansos Permakanan Senilai Rp313 Juta

Sebarkan artikel ini
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyerahkan bantuan permakanan kepada perwakilan penerima manfaat dalam acara penyaluran Bansos di Pendopo Kecamatan Pejagoan.

PEJAGOAN, Kebumen24.com  – Upaya Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan kembali dibuktikan melalui penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Permakanan. Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), bantuan senilai Rp313.083.240 disalurkan bagi ratusan penerima manfaat di seluruh Kabupaten Kebumen.

Penyerahan simbolis berlangsung khidmat di Pendopo Kecamatan Pejagoan pada Jumat, 21 November 2025, dan dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Hadir pula jajaran pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa/Lurah, perwakilan BAZNAS Kebumen, serta ratusan masyarakat penerima bantuan.

Kepala Dinsos P3A Kebumen, Yunita Prasetyani, menjelaskan bahwa bantuan permakanan ini menyasar kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, serta keluarga miskin. Total 456 penerima manfaat menerima paket sembako lengkap berisi 24 kg beras, 6 liter minyak goreng, 3 pak roti marie, dan 3 kg telur ayam negeri.

“Anggaran ini sepenuhnya bersumber dari APBD Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2025. Tujuannya untuk menjaga ketahanan pangan warga rentan agar tetap dapat hidup layak,” terang Yunita.

Selain bansos permakanan, Bupati Lilis juga menyerahkan bantuan susu suplemen untuk seorang balita dari Kelurahan Plarangan, Kecamatan Karanganyar, penderita atresia bilier. Bantuan tersebut merupakan respon cepat setelah adanya aduan melalui layanan Lapor Bupati.

Dalam kegiatan tersebut, suasana hangat tercipta ketika Bupati Lilis berdialog langsung dengan warga.

“Bapak Ibu senang tidak menerima bantuan ini?” tanya Bupati dengan senyum, yang langsung dijawab serentak oleh warga, “Senang…!”

Bupati menegaskan bahwa bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia juga meminta perangkat desa untuk aktif memfasilitasi pembaruan data agar tidak ada kendala dalam penyaluran program bantuan ke depan.

“Harapan saya, mereka yang hari ini menerima bantuan, suatu saat dapat mandiri dan bahkan mampu membantu orang lain. Itulah tujuan utama dari program pemberdayaan sosial,” ujar Bupati.

Salah satu penerima manfaat, Misnah dari Kelurahan Selang, mengungkapkan bahwa dirinya kerap bergantung pada belas kasihan tetangga. Mendengar hal itu, Bupati mendoakan agar bantuan tersebut benar-benar membantu dan Misnah selalu diberikan kesehatan.

Momen haru juga terjadi ketika Bupati berdialog dengan Sunaryo dari Kelurahan Kebumen, penerima program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bupati mengaku terkejut mengetahui kondisi rumah Sunaryo, mengingat lokasinya berada di wilayah perkotaan.

“Alhamdulillah ada laporan masuk. Setelah saya cek langsung, ternyata benar tidak layak. InsyaAllah minggu depan sudah mulai diperbaiki,” ujar Bupati Lilis didampingi BAZNAS Kebumen.

Sunaryo yang tinggal seorang diri sempat mengutarakan kebingungan, namun Bupati menegaskan bahwa ia tidak perlu khawatir.

“Tidak apa-apa, nanti BAZNAS akan mendampingi. Yang penting Bapak nyaman dulu,” kata Bupati.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan permakanan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat. Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat rentan sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Kebumen dalam membangun sistem perlindungan sosial yang inklusif.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.