KEBUMEN, Kebumen24.com – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Dr. (H.C.) Drs. H. Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kebumen, Jumat (7/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Cak Imin hadir dalam kegiatan Dialog Afirmatif Berbasis Komunitas di Rumah Inklusif Kebumen, sekaligus menyerahkan bantuan senilai Rp50 juta sebagai bentuk dukungan bagi kegiatan pemberdayaan keluarga disabilitas.
Bantuan itu, menurut Cak Imin, diharapkan memperkuat fasilitas dan program yang selama ini dijalankan komunitas, sehingga mampu memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga disabilitas di Kebumen.
Kehadiran Menko Pemberdayaan Masyarakat disambut langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Bupati Zaeni Miftah, Anggota DPR RI Jaenal Taufik, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Reza Mahardika, Ketua DPRD Kebumen Saman, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Kebumen. Suasana hangat terlihat saat para pegiat sosial, ibu-ibu anggota komunitas, serta anak-anak disabilitas menampilkan karya dan aktivitas kreatif mereka.
Dalam sambutannya, Cak Imin memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Rumah Inklusif Kebumen yang dinilainya berhasil menghadirkan ruang aman bagi keluarga disabilitas untuk tumbuh dan mandiri. Ia menyebut inovasi komunitas ini sebagai contoh pemberdayaan berbasis masyarakat yang layak menjadi inspirasi nasional.
“Rumah inklusi ini menjadi inspirasi bagi kita semua. Ini contoh nyata pemberdayaan berbasis komunitas yang harus diperbanyak di seluruh tanah air,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah.
Cak Imin menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan ramah disabilitas. Menurutnya, tidak boleh ada diskriminasi, perundungan, maupun perlakuan tidak adil terhadap anak-anak disabilitas.
“Tugas kita semua adalah memastikan lembaga pendidikan dan instansi pemerintah memberi ruang yang sama bagi disabilitas. Mari kita ciptakan ruang yang aman, nyaman, dan merdeka bagi anak-anak disable,” tegasnya.
Ia juga menyoroti masih minimnya fasilitas pendidikan inklusif di daerah. Pemerintah, katanya, akan lebih serius memetakan kebutuhan dan mendorong pemerataan sekolah inklusi agar setiap anak dalam kondisi apa pun mendapatkan hak yang sama untuk belajar.

Owner Rumah Inklusif Kebumen, Muinatul Khoiriyah atau Iin, menceritakan proses panjang yang melatarbelakangi berdirinya rumah komunitas tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ide ini muncul dari pengalaman pribadi sebagai ibu dari seorang anak disabilitas.
“Awalnya saya hanya ingin menerima keadaan. Lalu bertemu dengan para ibu lain yang kondisinya bahkan lebih berat. Dari situ kami saling menguatkan,” ujarnya.
Berawal dari pertemuan kecil, komunitas ini kemudian berkembang melalui kegiatan mingguan bernama Lumbung Inklusif, di mana para anggota menabung seribu rupiah per hari untuk modal usaha kecil. Inisiatif ini dirancang agar para ibu tetap produktif sambil mendampingi anak-anak mereka.
Rumah Inklusif Kebumen juga dikenal luas berkat inovasi Batik Pegon yang diciptakan pada tahun 2016. Salah satu motifnya memuat kisah nyata tentang seorang anak disabilitas yang tidak pernah bersekolah sehingga tidak bisa membaca. Batik ini menjadi simbol perjuangan sekaligus sarana edukasi publik tentang pentingnya kesetaraan.
“Kami ingin memberdayakan para keluarga yang mungkin sulit diterima di sekolah atau lingkungan masyarakat. Di sini, kami belajar bersama sesuai kemampuan dan kebutuhan,” tambah Iin.

Saat ini Rumah Inklusif Kebumen memiliki lebih dari 100 anggota, dengan 40–50 orang yang aktif mengikuti kegiatan setiap pekan. Meski fasilitas masih terbatas, semangat kebersamaan dan solidaritas membuat komunitas ini terus berkembang dan mendapat perhatian nasional.
Usai mengunjungi Rumah Inklusif, Cak Imin melanjutkan agenda kedua berupa Aktivasi Pemberdayaan UMKM melalui Berdaya Financial yang digelar di Kapal Mendoan, Alun-alun Pancasila Kebumen. Kegiatan ini bertujuan mendorong pelaku usaha kecil agar lebih berdaya melalui pendampingan yang bersinergi dengan lembaga keuangan.(K24/ILHAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















