KEBUMEN, Kebumen24.com – MAN 2 Kebumen kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui kegiatan Pelatihan Jurnalistik dan Public Speaking yang digelar selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 7–9 Oktober 2025, madrasah ini berupaya membekali para siswanya dengan keterampilan komunikasi publik, literasi media, dan pemanfaatan teknologi digital yang menjadi tuntutan di abad 21.
Mengusung tema “Bentuk Jurnalis Madrasah dan Public Speaker Handal: Kreatif, Percaya Diri, Melek Digital”, kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala MAN 2 Kebumen, Drs. H. Akhmad Taukhid, M.Pd. Pelatihan diikuti sekitar 50 siswa-siswi pilihan yang merupakan perwakilan dari berbagai kelas. Mereka mendapat kesempatan belajar langsung dari praktisi media ternama, akademisi berpengalaman, hingga wartawan televisi nasional.
Dalam sambutannya, Akhmad Taukhid menegaskan bahwa kemampuan literasi media dan keterampilan berbicara di depan publik adalah bekal penting bagi generasi muda agar mampu bersaing di masa depan. Menurutnya, siswa madrasah tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus cakap dalam menyampaikan informasi secara benar dan bijak.
“Anak-anak madrasah harus memiliki keterampilan tambahan, tidak hanya sekadar pintar secara akademik. Mereka juga harus mampu menulis dengan baik, berbicara dengan percaya diri, dan bijak dalam menggunakan media. Inilah bekal yang akan sangat berguna di masa depan. Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir jurnalis muda madrasah yang profesional serta public speaker yang berkarakter,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pesan motivasi kepada para siswa untuk tekun berlatih, terutama dalam menulis. Pelatihan ini menjadi bukti nyata MAN 2 Kebumen tidak hanya fokus mencetak prestasi akademik, tetapi juga serius mengasah soft skill siswa yang relevan dengan tuntutan abad 21.
“Segala sesuatu jika dilakukan terus menerus dan dibiasakan, maka lama-kelamaan akan datang ilham. Menulis akan menjadi lebih bagus, ide-ide kreatif akan muncul dengan sendirinya,” tambahnya.
Dengan bekal keterampilan menulis, berbicara, dan membuat konten digital, para siswa diharapkan mampu tampil percaya diri sekaligus produktif. Lebih dari itu, mereka dipersiapkan menjadi pribadi yang kritis, kreatif, serta bijak dalam memanfaatkan media.
“Pendidikan madrasah harus terus berkembang, dan salah satu kuncinya adalah mengasah keterampilan di bidang komunikasi. Dari sinilah akan lahir generasi muda yang berkarakter, profesional, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tegas Akhmad Taukhid menutup sambutannya.
Adapaun pelatihan terbagi menjadi 3 hari. Untuk hari pertama, Selasa (7/10/2025), pelatihan difokuskan pada keterampilan Public Speaking dan menjadi Host/MC. Materi dibawakan oleh Syifa Hamama, dosen IAINU Kebumen. Peserta dikenalkan dengan teknik berbicara di depan publik, cara mengatasi rasa gugup, hingga praktik menjadi pembawa acara yang komunikatif.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Beberapa siswa berani tampil maju menjadi MC di depan teman-temannya. Antusiasme terlihat jelas ketika mereka mencoba mengaplikasikan ilmu yang baru saja diperoleh.
Memasuki hari kedua, Rabu (8/10/2025), fokus pelatihan beralih ke dunia jurnalistik. Peserta mendapatkan pembekalan dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis berita, serta etika bermedia sosial. Narasumber yang hadir antara lain M. Tohri (Pimpinan Redaksi Kebumen24.com), Hafir (Radar Jogja), dan Aditya (advokat hukum).
Tidak hanya teori, siswa juga langsung diajak praktik membuat berita hasil liputan di lingkungan madrasah. Beberapa peserta mengaku pengalaman tersebut membuka wawasan mereka tentang pentingnya akurasi, ketepatan bahasa, serta tanggung jawab moral seorang jurnalis.
Hari terakhir, Kamis (9/10/2025), pelatihan semakin seru dengan materi kreatif di dunia digital. Hantoro Wibowo, wartawan Kompas TV, hadir sebagai narasumber utama. Ia mengajarkan praktik reportase lapangan sekaligus pembuatan konten video pendek menggunakan aplikasi CapCut dan Adobe Premiere.
Para siswa juga dikenalkan dengan teknik live streaming di studio podcast MAN 2 Kebumen. Mereka dilatih menyusun naskah, mengatur pengambilan gambar, hingga mengedit video agar siap tayang di media sosial..(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















