Religi

Baru Menjabat di Kebumen, Dandim Kunjungi Ponpes Tertua se-Asia Tenggara

1635
×

Baru Menjabat di Kebumen, Dandim Kunjungi Ponpes Tertua se-Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini
Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono bersilaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Al-Kahfi Somalangu, KH. Afifuddin Chanif Al-Hasani, Jumat (24/10/2025).

KEBUMEN, Kebumen24.com — Mengawali masa tugasnya di Kabupaten Kebumen, Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Kecamatan Kebumen, Jumat (24/10/2025).

Ponpes legendaris yang berdiri sejak tahun 1475 Masehi ini dikenal sebagai salah satu pesantren tertua di Asia Tenggara dan menjadi pusat pendidikan Islam yang berpengaruh di wilayah selatan Jawa Tengah.

Selain bersilaturahmi, Dandim berkesempatan melaksanakan salat Jumat di masjid tua yang berada di lingkungan pondok. Masjid bersejarah itu menjadi saksi perjalanan panjang dakwah dan pendidikan Islam di Kebumen yang tetap terjaga keasliannya hingga kini.

Kedatangan Dandim disambut hangat oleh Pengasuh Pondok, KH. Afifuddin Chanif Al-Hasani (Gus Afif), beserta para santri.

Dalam suasana penuh keakraban dan religius, Gus Afif menyampaikan doa dan harapan agar Dandim selalu diberi keselamatan serta keberkahan dalam mengemban amanah di bumi Kebumen.

“Semoga Bapak Dandim selalu diberi keselamatan, karier yang terus bersinar, dan pengabdian yang membawa manfaat luas. Kebumen ini tanah berkah, semoga menjadi tempat pengabdian yang menenangkan hati,” tutur Gus Afif.

Dalam kesempatan itu, Gus Afif juga menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara TNI, Polri, dan pesantren demi terciptanya keamanan dan persatuan bangsa.

“Pesantren kami juga memiliki lembaga pendidikan formal seperti SMK, agar para santri tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga siap berkontribusi untuk kemajuan negeri,” imbuhnya.

Dalam perbincangan hangat, Letkol Inf Eko Majlistyawan juga berbagi kisah tentang latar belakang keluarganya yang lekat dengan dunia pesantren.

“Saya ini juga dari keluarga santri. Kakek saya di Bojonegoro dulu mendirikan musala kecil di desanya yang kini berkembang menjadi masjid. Jadi, suasana pesantren seperti ini terasa sangat dekat dan akrab bagi saya,” ungkap Dandim.

Melalui kunjungan ini, Dandim berharap silaturahmi dengan para ulama dan pesantren dapat memperkuat ikatan spiritual dan kebangsaan, sekaligus mempererat sinergi antara TNI dan lembaga keagamaan dalam menjaga ketentraman dan harmoni di masyarakat Kebumen.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com