PemerintahanPendidikan

Resepsi Paskibraka Kebumen 2025: Apresiasi, Haru, dan Pesan Bermakna

16574
×

Resepsi Paskibraka Kebumen 2025: Apresiasi, Haru, dan Pesan Bermakna

Sebarkan artikel ini
1. Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyerahkan piagam penghargaan dan tali asih kepada anggota Paskibraka 2025 di Pendopo Kabumian.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar resepsi dan ramah tamah sebagai bentuk apresiasi bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini berlangsung di Pendopo Kabumian, Minggu (17/8/2025) malam, sekaligus menjadi momen penyerahan piagam penghargaan dan tali asih atas keberhasilan mereka mengibarkan serta menurunkan bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turut hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua TP PKK Nurjanah, mantan Bupati Mohammad Yahya Fuad, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, staf ahli, pimpinan OPD, hingga instansi vertikal. Kehangatan semakin terasa dengan kehadiran para pelatih, orang tua, kepala sekolah, hingga Purna Paskibraka.

Apresiasi dan Pesan Bupati

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani tak kuasa menyembunyikan rasa bangga. Ia memuji dedikasi dan kedisiplinan para anggota Paskibraka yang sukses menjalankan tugas kenegaraan dengan baik.

“Kalian telah menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan percaya diri. Jaga selalu semangat itu, tetap rendah hati, dan jadilah teladan di sekolah, di rumah, serta di lingkungan masyarakat,” pesan Bupati Lilis.

Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih dan pembina yang telah bekerja keras membimbing generasi muda kebanggaan daerah.

“Kerja keras dan kesabaran panjenengan semua menjadi bagian dari keberhasilan ini,” tambahnya.

Tali Asih sebagai Bentuk Penghargaan

Sebagai bentuk penghargaan, setiap anggota Paskibraka menerima tali asih sebesar Rp750.000. Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Badan Kesbangpol, Pratikno, S.Sos, menjelaskan bahwa pemberian ini sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.

Ia juga menyoroti bahwa banyak anggota Paskibraka memiliki cita-cita mulia, terutama menjadi anggota TNI atau Polri. Bahkan, salah satu alumni Paskibraka dari SMA Prembun sukses menembus Akademi Militer (Akmil) tanpa biaya sepeser pun.

“Semoga ini bisa jadi pemicu semangat bagi generasi muda. Karena pada tahun 2045 mendatang, merekalah yang akan menjadi pengisi pemerintahan,” ungkapnya.

Satu per satu anggota Paskibraka maju ke depan, menerima piagam penghargaan dan tali asih langsung dari Bupati, disambut tepuk tangan hangat para tamu undangan.

Kesan Mendalam dari Anggota Paskibraka

Dua anggota Paskibraka dari SMAN 2 Kebumen, Hanum Nurhayati dan Zulfa Ulfatun Ni’mah, mengaku mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan.

“Sangat bangga dan bersyukur karena telah menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Kebumen tahun 2025,” ujar Hanum.

Zulfa menambahkan, masa pendidikan dan pelatihan (diklat) menjadi momen paling berkesan baginya.
“Sangat menyenangkan dan berkesan. Jadi, ini kenangan yang tidak terlupakan,” tuturnya.

Mereka juga berpesan kepada calon anggota Paskibraka 2026 agar terus semangat, lebih baik, dan berani mengukir prestasi.

Upacara Penurunan Bendera

Sebelum acara resepsi, pada sore harinya pukul 16.00 WIB, dilaksanakan upacara penurunan bendera Merah Putih di halaman Pendopo Kabumian. Dandim 0709 Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo bertindak sebagai inspektur upacara.

Adapun tim penurun bendera adalah:

  • Pembawa Baki: Sulistiya Gita Purwanti (SMKN 1 Kebumen)
  • Penurun Bendera: Gilang Ma’rufi (SMKN 2 Kebumen), Bella Ibnu Rakuti (SMKN 1 Puring), dan Rendy Bagus Satrio (SMAN 1 Rowokele).

Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.