PemerintahanPertanian

Hadiri Panen Raya Padi di Adimulyo: Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Capaian Petani Kebumen

1307
×

Hadiri Panen Raya Padi di Adimulyo: Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Capaian Petani Kebumen

Sebarkan artikel ini
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin bersama Bupati Kebumen Lilis Nuryani memanen padi di Desa Tempakyang, Kecamatan Adimulyo, Rabu (13/8/2025).

ADIMULYO, Kebumen24.com – Hamparan padi menguning di Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, menjadi saksi kegembiraan ratusan petani saat Panen Raya Padi bersama Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin S.E., M.Han., Rabu (13/8/2025). Dari lahan seluas 186 hektare, para petani berhasil menghasilkan sekitar 1.116 ton gabah kering panen—capaian yang mendapat apresiasi langsung dari Pangdam.

Acara yang digelar di tengah areal persawahan ini dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Dandim 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith, Ketua DPRD Kebumen Saman, Kabulog Pinwil Yogyakarta Ninik Setyowati, jajaran pejabat Kodam IV/Diponegoro dan Korem 072/Pamungkas, perwakilan Forkopimda Jawa Tengah, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam keberhasilan panen ini. Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro, kata Lilis, menjadi motivasi besar bagi petani dan masyarakat Kebumen.

“Bukan hanya petani, seluruh masyarakat Kebumen merasa bangga dan bersemangat dengan kehadiran Pangdam,” ujarnya.

Bupati menegaskan, TNI selama ini memiliki peran penting dalam pembangunan desa melalui program TMMD. Banyak infrastruktur seperti jalan, jembatan, rumah layak huni, dan fasilitas umum terwujud berkat kerja sama tersebut.

“Sinergi ini harus terus terjaga agar Kebumen semakin maju, aman, dan sejahtera,” tegasnya.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin bersama Bupati Kebumen Lilis Nuryani memanen padi di Desa Tempakyang, Kecamatan Adimulyo, Rabu (13/8/2025).

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin mengaku senang berada di Kebumen, yang ia sebut sebagai “rumah kedua” karena istrinya lahir dan besar di daerah ini. Ia memuji keberhasilan petani Tempakyang mengelola sawah dengan produktivitas rata-rata 6 ton per hektare.

Menurutnya, keberagaman varietas padi seperti Mekongga, Inpari 32, Ciherang, Inpago, Kolosebo, Inpari 49 Jembar, Inpari 50, dan Cibatu adalah bukti penerapan teknologi pertanian yang maju.

“Adaptasi teknologi sudah berjalan baik di sini. Ketahanan pangan adalah prioritas nasional, dan Kodam IV/Diponegoro siap bersinergi dengan pemerintah serta masyarakat untuk menjaga stabilitas pangan,” tegasnya.

Pangdam menambahkan, ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan beras, tetapi juga berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi dan keamanan negara.

“Kalau pangan stabil, negara aman. Jika terganggu, masalah keamanan dan sosial bisa muncul. Inilah pentingnya kita menjaga pangan bersama-sama,” pungkasnya.(K24/ILHAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.