NASIONAL

Kongres PWI 2025 Siap Digelar, Mekanisme Pemilihan Ketum dan DPT Resmi Ditetapkan

1282
×

Kongres PWI 2025 Siap Digelar, Mekanisme Pemilihan Ketum dan DPT Resmi Ditetapkan

Sebarkan artikel ini
Ketua SC Kongres PWI 2025, Zulkifli Gani Ottoh (tengah), bersama anggota SC dan OC saat menggelar rapat finalisasi mekanisme pencalonan Ketum dan DPT di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin (4/8/2025). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, Kebumen24.com – Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 makin dekat. Steering Committee (SC) resmi menetapkan mekanisme pencalonan Ketua Umum dan menyepakati Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan digunakan dalam perhelatan akbar insan pers tersebut.

Bakal calon Ketua Umum (Ketum) PWI wajib mengantongi dukungan minimal dari 20 persen PWI Provinsi, atau setidaknya delapan provinsi, sebagai syarat pencalonan. Seluruh proses pendaftaran dibuka gratis, tanpa pungutan biaya.

“Kita ingin memastikan proses ini terbuka dan adil untuk semua kader PWI di seluruh Indonesia,” ujar Ketua SC, Zulkifli Gani Ottoh, usai memimpin rapat di Hall Dewan Pers, Senin (4/8/2025).

Dalam rapat tersebut juga dibentuk Tim Penjaringan Calon Ketum, beranggotakan tujuh orang dari SC dan tiga dari Organizing Committee (OC), termasuk Ketua OC Marthen Selamet Susanto, Wakil Ketua Raja Parlindungan Pane, dan Sekretaris OC TB. Adhi.

Wakil Ketua OC, Raja Parlindungan Pane, menyambut baik keputusan tersebut. “Ini keputusan yang solid dan terbuka, demi kelancaran kongres.”

SC juga merampungkan persoalan dual kepemimpinan PWI Banten, hasil dari dua versi konferensi. Kedua kubu dinyatakan sah sebagai peserta kongres dan masing-masing diberi satu dari total dua suara (dari tiga suara Banten yang tersedia).

“Ini keputusan yang menjunjung semangat persatuan,” jelas Zulkifli.

Adapun DPT yang digunakan adalah daftar yang sama seperti saat Kongres PWI di Bandung, September 2023. Hal ini merupakan hasil kesepakatan dua Ketua Umum PWI terdahulu.

Kepengurusan hasil Kongres PWI 2025 nantinya akan berlangsung selama lima tahun penuh (2025–2030). Langkah ini diambil demi memulihkan normalitas organisasi, setelah kepengurusan hasil Kongres 2023 di Bandung hanya bertahan satu tahun dan menimbulkan dualisme.

“Maka penting bagi kami menetapkan masa bakti kepengurusan mendatang selama lima tahun penuh,” tegas Zulkifli.

Sementara itu, dari sisi teknis, persiapan Kongres telah mencapai 70 persen. Rangkaian kegiatan Kongres dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Agustus 2025 di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

“Undangan untuk seluruh peserta akan kami kirimkan mulai besok,” tutup Zulkifli.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com