Pendidikan

Mengenal Sekolah Rakyat: Konsep, Kurikulum, Fasilitas, Rapor, Ijazah

1057
×

Mengenal Sekolah Rakyat: Konsep, Kurikulum, Fasilitas, Rapor, Ijazah

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI AI

JAKARTA, Kebumen24.com – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi meluncurkan program Sekolah Rakyat, sebuah terobosan pendidikan inklusif berasrama yang dikhususkan untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk nyata keberpihakan negara kepada kelompok rentan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Salah satu sekolah percontohan saat ini berada di Sentra Terpadu Inten Soeweno, Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor. Di sekolah ini, 100 siswa angkatan pertama telah diterima, dengan 85 anak berasal dari Kota Bogor dan 15 anak dari Kabupaten Bogor.

“Ini bentuk konkret dari upaya Presiden dalam memuliakan orang miskin dan mempersiapkan mereka berperan dalam Indonesia Emas 2045,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Rabu (5/3/2025).

Konsep dan Kurikulum

Sekolah Rakyat menawarkan pendidikan gratis berasrama dari jenjang SD hingga SMA. Kurikulumnya menggabungkan Kurikulum Nasional dengan pendekatan kontekstual sesuai lingkungan dan kebutuhan siswa. Pembelajaran dilakukan dengan metode Learning Management System (LMS) — sistem berbasis web untuk merencanakan dan memantau kegiatan belajar.

Selain pembelajaran akademik, sekolah ini juga menekankan pada literasi digital, pembinaan kedisiplinan, serta penanaman kebiasaan hidup sehat.

“Cara pembelajarannya berbeda karena kita menggunakan LMS, berbeda dengan sekolah reguler,” ungkap Regut Sutrasto, Kepala Sekolah Rakyat Sentra Handayani, Senin (14/7/2025).

Fasilitas Lengkap dan Modern

Fasilitas di Sekolah Rakyat dibuat senyaman dan selengkap mungkin agar siswa bisa fokus belajar dan berkembang. Siswa tinggal di asrama terpisah antara putra dan putri, lengkap dengan:

  • Tempat tidur susun
  • Lemari pribadi
  • Meja belajar
  • Toilet dan shower di luar kamar

Untuk fasilitas belajar, tersedia ruang kelas dengan smart board, laboratorium komputer dan IPA, ruang UKS, ruang bimbingan konseling, perpustakaan, hingga lapangan sepak bola mini berumput sintetis yang beratap.

Tak hanya itu, setiap siswa menerima perlengkapan sekolah lengkap seperti seragam harian, jas almamater, seragam olahraga, makan dua kali sehari, serta snack dua kali.

Pada hari pertama masuk, siswa juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, mulai dari mata, gigi, jantung, hingga tinggi badan dan tekanan darah — semua ditanggung negara.

Rapor dan Ijazah

Sekolah Rakyat tetap mengeluarkan ijazah yang sama dan diakui setara dengan sekolah umum, sehingga siswa dapat melanjutkan pendidikan atau bekerja tanpa hambatan. Namun, rapor mereka punya keunikan: selain nilai akademik, rapor juga memuat deskripsi mendalam mengenai minat dan bakat siswa.

“Ijazahnya sama seperti sekolah umum. Hanya rapornya yang berbeda, karena ada deskripsi soal bakat dan minat,” jelas Regut, Selasa (15/7/2025).

Dengan konsep yang inklusif dan fasilitas lengkap, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi jawaban nyata untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak miskin ekstrem, sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang berdaya saing.(24/*).

Sumber:Kompas.com


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.