KEBUMEN, Kebumen24.com – Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, sukses menggelar MergoMudal Fest 2025, Sabtu 26 Juli 2025. Festival ini menjadi wadah kolaborasi unik antara mahasiswa KKN dari Desa Mergosono dan Desa Banyumudal, dengan mengusung tiga pilar utama: kesehatan, ekonomi, dan pelestarian budaya.
Bertempat di GOR Desa Mergosono, acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. MergoMudal Fest menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal.
Acara dibuka dengan senam GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang diikuti ratusan warga, sebagai simbol komitmen terhadap pola hidup sehat. Turut hadir dua dosen pembimbing lapangan (DPL) yang mendampingi mahasiswa, yakni Nurchamidah, S.Pd.I., M.Pd. untuk Desa Mergosono, dan Dr. Mustaufik, SP., MP. untuk Desa Banyumudal.
“Terima kasih kepada adik-adik KKN Unsoed. Harapannya, kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi antarwarga dan memberi dampak nyata. MergoMudal hebat dan keren!” ujar Kasiran, Kepala Desa Mergosono, penuh semangat.
Di bidang kesehatan, mahasiswa dari Divisi Kesehatan, Fiqa dan Hana, menyampaikan edukasi tentang pencegahan stunting. Sosialisasi menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak kehamilan, serta peran aktif seluruh anggota keluarga dalam mencegah gangguan pertumbuhan pada anak.
“Stunting bukan hanya urusan ibu, tapi seluruh keluarga dan lingkungan harus terlibat,” tegas Fiqa dalam paparannya.
Sementara itu, Lala dan Anggun dari Divisi Ekonomi memberikan pelatihan digitalisasi ekonomi kepada para pelaku UMKM. Materi mencakup strategi pemasaran online, pemanfaatan media sosial, hingga pembuatan katalog digital untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal.
Sisi budaya tak kalah menarik. Divisi Pendidikan yang dikoordinasi oleh Meri, Aulia, dan Haya mengadakan Lomba Pentas Seni untuk siswa sekolah dasar. Anak-anak tampil membanggakan lewat tarian dan sastra daerah seperti Tari Ngarojeng, Tari Lenggang Kencana, Geguritan oleh Yundzira dan Lintang, serta Tari Lir-Ilir dari grup seni DELA.
Sebagai penutup, panggung MergoMudal Fest menghadirkan pertunjukan spesial Wayang Bebek Banyumas yang didatangkan langsung dari komunitas seni di Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Uniknya, pertunjukan ini menyatukan elemen tradisional dengan hiburan modern yang ramah anak.
Kegiatan diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba, penyerahan cenderamata kepada pihak desa, serta sesi dokumentasi bersama warga. Banyak warga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai edukatif, menyenangkan, dan sarat manfaat.
“MergoMudal Fest ini jadi bukti bahwa mahasiswa bisa membawa perubahan positif dengan pendekatan yang menyenangkan,” ungkap salah satu warga setempat.
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















