JEPARA, Kebumen24.com – Empat santri terbaik asal Kabupaten Kebumen sukses mengharumkan nama daerah dalam ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Jepara, Senin (21/7/2025).
Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari seleksi menuju MQK Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang di Sulawesi Selatan. Tidak hanya tampil, para santri ini juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Kebumen, H. Sukarno, turut hadir memberikan dukungan secara langsung kepada para peserta. Ia menekankan bahwa MQK bukan sekadar ajang kompetisi, namun juga wadah untuk memperkaya wawasan spiritual dan intelektual santri.
“Kami berharap para santri tidak hanya menjadi juara, tetapi juga mampu memperkuat tradisi keilmuan pesantren sebagai bekal menjadi ulama masa depan yang berintegritas,” ujarnya.

Deretan Prestasi Santri Kebumen
Empat santri tersebut berasal dari dua pondok pesantren ternama di Kebumen, yakni Ponpes Roudlotul ‘Ulum dan Ponpes Al Ihsan Wat Taqwa. Berikut nama-nama santri dan capaian prestasinya:
- Muhammad Izzudin Al Qasam (Ponpes Al Ihsan Wat Taqwa)
Kategori: Hadis jenjang Wustha (Putra)
Juara 2 Marhalah Hadis - Nisaul Maryam (Ponpes Al Ihsan Wat Taqwa)
Kategori: Hadis jenjang Wustha (Putri)
Juara 3 Marhalah Hadis - Sa’da Khalimatus Sa’diyah (Ponpes Roudlotul ‘Ulum)
Kategori: Nahwu jenjang Ulya (Putri)
Juara Harapan 2 - Muhammad Ibnu Katsir (Ponpes Roudlotul ‘Ulum)
Kategori: Fiqh-Ushul Fiqh jenjang Wustha (Putra)
Juara Harapan 3 Marhalah Fiqih
Dukungan Tokoh Penting
Acara MQK Jateng 2025 ini dibuka secara resmi oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur Jateng KH. Taj Yasin Maimoen, Wakil Bupati Jepara Ibnu Hajar, Asisten I Setda Provinsi Jateng Iwanudin Iskandar, serta Kakanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab.
Dalam sambutannya, Saiful Mujab menyampaikan bahwa MQK adalah ikhtiar bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan keilmuan Islam klasik. Ia juga berharap Jawa Tengah dapat kembali meraih gelar juara umum nasional, sebagaimana yang pernah dicapai pada 2017 dan 2023 lalu.
“MQK adalah upaya mencetak ulama tangguh yang mampu menjawab tantangan zaman dan menjaga marwah ilmu-ilmu klasik,” tegasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















