Pendidikan

Bangun Mindset Inklusif, 700 Mahasiswa Baru UMNU Kebumen Dibekali Soft Skill Technocreative

814
×

Bangun Mindset Inklusif, 700 Mahasiswa Baru UMNU Kebumen Dibekali Soft Skill Technocreative

Sebarkan artikel ini
Rektor UMNU Kebumen Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I. saat membuka kegiatan pembekalan soft skill technocreative di GOR Voli Talenta Klirong, Sabtu (19/7/2025), yang diikuti oleh 700 mahasiswa baru gelombang I.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 700 mahasiswa baru Universitas Maarif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen gelombang I mendapatkan pembekalan soft skill technocreative dalam sebuah kegiatan inspiratif yang digelar di GOR Voli Talenta, Klirong, Sabtu 19 Juli 2025.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional yakni Dr. M. Faisal, Sekretaris LPTNU PBNU, dan Fadil dari komunitas kreatif Suara Muda Kebumen. Keduanya memberikan semangat baru dan pemahaman penting tentang tantangan dunia masa kini kepada para mahasiswa baru.

Rektor UMNU Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan kegiatan pembekalan ini merupakan tahap awal dari proses pembentukan pola pikir calon mahasiswa baru sebelum mereka mengikuti PKKMB dan memasuki perkuliahan akademik secara formal.

“Mindset mahasiswa UMNU harus inklusif, memiliki mental tangguh, serta mampu membaca arah perubahan dunia. Mahasiswa tidak cukup hanya kuat secara keagamaan, tapi juga harus cerdas secara soft skill. Keilmuan yang dipelajari harus menjadi ‘meaning of life’,” tegas Rektor.

Ia menekankan pentingnya strategi kuliah berbasis deep learning agar mahasiswa tidak sekadar belajar di permukaan, tetapi juga mampu mengimplementasikan keilmuannya secara nyata di tengah masyarakat.

Sementara itu, Dr. M. Faisal memberikan motivasi spiritual dan intelektual yang mendalam kepada para peserta. Ia mengajak mahasiswa memahami alam semesta sebagai bagian dari tugas manusia sebagai khalifah fil ardl. Ilmu pengetahuan dan teknologi, lanjutnya, adalah keniscayaan dalam menghadapi kompetisi kehidupan ke depan.

“Dalam sunatullah, selalu ada kemudahan di balik kesulitan. Setiap ancaman menyimpan peluang. Maka jangan pernah menyerah menghadapi zaman,” ucapnya penuh semangat.

Sedangkan Fadil dari komunitas Suara Muda Kebumen menekankan pentingnya keterampilan kreatif sebagai fondasi pendidikan karakter. Menurutnya, era digital membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif dan solutif.

“Kreativitas adalah nafas baru dunia pendidikan. Tanpa itu, kita akan kehilangan daya saing,” jelas Fadil.

Kegiatan ini menjadi langkah awal UMNU Kebumen dalam mempersiapkan generasi mahasiswa yang tidak hanya religius, tetapi juga progresif dan adaptif terhadap dinamika zaman.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.