KEBUMEN, Kebumen24.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kebumen pada Selasa (29/7/2025) mengakibatkan sejumlah kejadian pohon tumbang dan kerusakan ringan hingga sedang pada rumah warga. BPBD Kabupaten Kebumen langsung merespons cepat dengan melakukan asesmen dan koordinasi dengan lintas instansi serta warga setempat.
Empat titik lokasi terdampak tersebar di Kecamatan Pejagoan, Klirong, Kebumen, dan Ayah. Meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat penting akan potensi bahaya cuaca ekstrem yang masih terus mengintai.
1. Pohon Tumbang Timpa Kabel Telkom dan Jalan di Pejagoan
Kejadian pertama terjadi di Jalan Kenanga, Desa Pejagoan, pada pukul 10.30 WIB. Sebuah pohon jenitri tumbang akibat hujan disertai angin sedang, menimpa kabel Telkom dan sebagian badan jalan.
Meski kerusakan terbilang ringan dengan nilai ditaksir Rp 200.000, tim BPBD bersama aparat desa dan masyarakat langsung turun tangan mengevakuasi pohon tumbang dan memastikan kondisi kembali aman.
2. Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga di Klirong
Di Dusun Nampu, Desa Podoluhur, Kecamatan Klirong, angin kencang merobohkan pohon jati yang akarnya sudah rapuh. Pohon tersebut menimpa atap dapur rumah milik Ibu Mustanginah (55), menyebabkan kerusakan dengan nilai taksiran Rp 1,6 juta dan kerugian Rp 2,2 juta.
Kebutuhan mendesak berupa logistik kerja bakti, serta material lanjutan seperti 14 lembar seng, telah dilaporkan. Penanganan dilakukan secara gotong royong oleh warga, dibantu BPBD, Damkar Petanahan, PMI, Tagana, dan Koramil Klirong.
3. Pohon Nangka Tumbang Rusak Atap Rumah di Karangsari
Sekitar pukul 08.30 WIB, pohon nangka tumbang di RT 04 RW 02 Dukuh Kewangen, Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen. Pohon tersebut menimpa atap rumah dan pekarangan milik Bapak Dian Satriono (47), namun tidak menyebabkan korban jiwa.
Kerugian diperkirakan mencapai Rp 300.000. Warga bersama relawan BPBD melakukan kerja bakti untuk membersihkan material pohon dan memastikan rumah kembali aman.

📸 Dok. BPBD Kebumen
4. Dapur Rumah Ambruk di Watukelir, Kecamatan Ayah
Cuaca buruk pada pukul 02.35 WIB menyebabkan bangunan dapur semi permanen milik Ibu Satem (55) di Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, ambruk. Bangunan berukuran 5×5 meter itu rusak berat pada bagian atap dan dinding.
Kerusakan ditaksir mencapai Rp 8,6 juta, sementara kerugian mencapai Rp 3,75 juta. Pemdes dan warga telah melakukan kerja bakti, dan BPBD menyarankan pemulihan dengan dukungan material seperti 15 lembar seng, 35 batang usuk, dan logistik lainnya.
Himbauan BPBD: Waspada Aktivitas di Pesisir
Kepala Humas BPBD Kebumen, Heri Purwanto, mengimbau masyarakat pesisir agar waspada terhadap potensi gelombang tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Hindari aktivitas di sekitar bibir pantai dan pastikan keselamatan, terutama bagi para nelayan. Jika harus melaut, pastikan alat keselamatan seperti pelampung, radio, dan GPS berfungsi baik,” tegas Heri.
BPBD mengingatkan agar warga selalu memantau informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG dan BPBD Kebumen guna meminimalkan risiko bencana.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















