Pendidikan

Hardiknas 2026 di MAN 2 Kebumen: Rektor UMNU: Pendidikan Jalan Mengangkat Derajat Manusia

130
×

Hardiknas 2026 di MAN 2 Kebumen: Rektor UMNU: Pendidikan Jalan Mengangkat Derajat Manusia

Sebarkan artikel ini
Rektor UMNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, saat memberikan motivasi pendidikan dalam acara Hardiknas 2026 di MAN 2 Kebumen yang diikuti ratusan siswa.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di MAN 2 Kebumen berlangsung penuh makna dan sarat refleksi. Bukan sekadar seremoni tahunan, momentum ini berubah menjadi ruang dialog inspiratif yang mengajak pelajar menatap masa depan dengan kesadaran pendidikan yang lebih dalam.

Rektor Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen sekaligus Ketua PCNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, hadir memberikan motivasi pendidikan kepada ratusan siswa. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam mengangkat derajat manusia di tengah arus persaingan global yang semakin ketat.

“Dengan ilmu, derajat manusia akan terangkat. Maka jangan pernah berhenti belajar,” tegas Dr. Imam Satibi dalam talk show pendidikan di MAN 2 Kebumen, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, belajar tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban formal di bangku sekolah, melainkan sebagai investasi jangka panjang yang akan menentukan arah kehidupan seseorang di masa depan.

Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak berhenti pada jenjang pendidikan menengah. Tantangan global, kata dia, menuntut kompetensi yang lebih tinggi yang hanya bisa diperoleh melalui pendidikan di perguruan tinggi.

“Lulusan SMA hari ini harus punya visi ke depan. Jangan berhenti di sini, tapi lanjutkan ke perguruan tinggi agar memiliki bekal ilmu dan keterampilan yang lebih kuat,” ujarnya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan hidup. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, bahkan aktif mengajukan pertanyaan seputar dunia perkuliahan, pilihan karier, hingga tantangan menghadapi persaingan global.

Menariknya, dalam paparannya, Dr. Imam Satibi juga menyoroti perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kini semakin memengaruhi berbagai sektor kehidupan.

Ia menegaskan bahwa di era digital saat ini, pelajar harus mampu beradaptasi dengan teknologi, bukan justru tertinggal. AI, menurutnya, bukan ancaman bagi manusia, tetapi alat bantu yang harus dikuasai.

“AI bukan pengganti manusia. Tetapi jika kita tidak menguasai AI, maka perlahan pekerjaan manusia bisa tergantikan oleh teknologi,” tegasnya.

Kegiatan Hardiknas di MAN 2 Kebumen ini menjadi pengingat penting bahwa pendidikan tidak hanya soal ruang kelas, tetapi juga tentang kesiapan mental, karakter, dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan zaman yang bergerak cepat.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.