Pendidikan

Hardiknas 2026 di Kebumen: Dari Panggung Tari Kolosal hingga Hujan Prestasi Pelajar

66
×

Hardiknas 2026 di Kebumen: Dari Panggung Tari Kolosal hingga Hujan Prestasi Pelajar

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kebumen tak sekadar menjadi seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjelma menjadi panggung ekspresi, kolaborasi, dan apresiasi bagi ratusan pelajar yang menampilkan kreativitas terbaiknya di Halaman Pendopo Kabumian, Sabtu (2/5/2026).

Sejak pagi, suasana sudah terasa semarak. Pra-acara diwarnai pameran seni rupa karya siswa yang tertata mengelilingi area upacara, menyuguhkan beragam karya penuh imajinasi dan makna. Tak butuh waktu lama, perhatian publik pun tersedot ke panggung utama saat pertunjukan seni dimulai.

Lima siswa dari SMPN 1 Karanganyar membuka penampilan dengan Tari Ngruwat Jagat tarian sarat makna sebagai ungkapan syukur atas hasil bumi. Atmosfer semakin hidup ketika 33 siswa SD se-Kecamatan Alian tampil kompak membawakan Tari Gunungan. Energi panggung terus meningkat lewat penampilan 44 siswa SMPN 5 Kebumen dengan Tari Paksi Pakis yang mengangkat pesan pelestarian alam.

Puncak kemeriahan terjadi saat tarian kolosal “Rukun Sama Teman” menggema di panggung. Puluhan siswa dari SDN 1 Kutosari, SDN 4 Kutosari, dan SDN 5 Bumirejo berkolaborasi menampilkan gerak harmonis penuh semangat kebersamaan. Tarian ini terinspirasi dari karya musik Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, yang sarat nilai persatuan.

Upacara Hardiknas sendiri dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dan dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, pimpinan OPD, BUMD, serta tokoh pendidikan.

Dalam amanatnya, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menegaskan pentingnya menghidupkan kembali semangat “Sistem Among” gagasan Ki Hajar Dewantara. Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pun menjadi arah kebijakan pendidikan ke depan.

“Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari revitalisasi 16.167 satuan pendidikan, distribusi papan interaktif digital, hingga peningkatan kesejahteraan guru melalui beasiswa RPL dan tunjangan sertifikasi yang kini diberikan setiap bulan,” ungkap Bupati.

Tak hanya itu, penguatan karakter siswa melalui budaya sekolah ASRI serta program Makan Bergizi Gratis turut menjadi fondasi penting dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Usai upacara, suasana kembali meriah dengan penyerahan penghargaan bagi para juara Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kebumen 2026. Para pelajar berprestasi dari berbagai sekolah menerima apresiasi atas karya dan bakat mereka, mulai dari cabang mendongeng, ilustrasi, menulis cerita, hingga seni musik dan tari.

Nama-nama seperti Dinda Tsaqib Aulia (SMPN 1 Kebumen), Askanah Havika (SMPN 2 Ayah), hingga Gatot Priyo Aswaja (SMPN 2 Prembun) menjadi bagian dari deretan pelajar inspiratif yang berhasil mengharumkan sekolahnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan duet lagu “Doa Tulus Pemimpinku” oleh Nanda Raka Pramudya dan Kanahaya Putri Rahadhian, yang membawa suasana haru sekaligus penuh harapan bagi masa depan pendidikan di Kebumen.

Hardiknas 2026 pun tak hanya menjadi peringatan, tetapi juga bukti bahwa dunia pendidikan di Kebumen terus bergerak maju menggabungkan nilai, kreativitas, dan prestasi dalam satu harmoni.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.