Pemerintahan

Buka Sejak Pagi Buta, Hari Terakhir Pemutihan Pajak di Samsat Kebumen Dipadati Ribuan Warga

924
×

Buka Sejak Pagi Buta, Hari Terakhir Pemutihan Pajak di Samsat Kebumen Dipadati Ribuan Warga

Sebarkan artikel ini
Ribuan warga memadati halaman Kantor Samsat Kebumen sejak subuh, antre untuk mengikuti hari terakhir program pemutihan pajak kendaraan bermotor, Senin (30/6).

KEBUMEN, Kebumen24.com – Ribuan wajib pajak tumpah ruah di Kantor Samsat Kebumen, Senin 30 Juni 2025,  memanfaatkan hari terakhir program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Antrean panjang terlihat mengular sejak subuh di kantor yang berlokasi di Jl. Tentara Pelajar No.54, Panggel, Panjer tersebut.

Untuk mengantisipasi lonjakan, pelayanan Samsat Kebumen dibuka lebih awal, yakni pukul 06.00 WIB. Biasanya, pelayanan baru dimulai pukul 08.00 WIB. Kepala Seksi Pajak Kendaraan Bermotor Samsat Kebumen, Irawan, SIP., M.M., menyebut lonjakan ini sudah diprediksi sejak awal.

“Kami sudah mempersiapkan pelayanan lebih awal agar masyarakat tetap nyaman. Antusiasme warga luar biasa, antrean bahkan sudah panjang hingga halaman sejak pagi,” ujar Irawan di sela-sela memantau jalannya pelayanan.

Irawan menambahkan, puncak kedatangan wajib pajak sudah mulai terasa sejak akhir pekan. Pada Sabtu (29/6), tercatat 2.282 wajib pajak datang, dan pelayanan baru selesai pada pukul 24.00 WIB karena sistem otomatis.

“Sayangnya, masyarakat baru memanfaatkan program di akhir masa berlaku. Padahal, program ini sudah kami gelar sejak 18 April 2025. Kalau dimanfaatkan sejak awal, antrean pasti lebih terkendali,” imbuhnya.

Selama program berlangsung, Samsat Kebumen menyediakan layanan di berbagai titik alternatif, seperti Mall Pelayanan Publik Kebumen, Samsat Gerai Gombong, Samsat Paten Ayah, hingga armada Samsat Keliling yang menjangkau kecamatan-kecamatan.

Petugas Samsat Kebumen melayani wajib pajak dengan sigap sejak pukul 06.00 WIB, sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan maksimal di hari terakhir program pemutihan.

Meski antusiasme tinggi, tantangan untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak masih besar. Hingga Sabtu (29/6), realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) baru mencapai 43,61 persen dari target Rp103,27 miliar. Sementara penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) baru 34,92 persen dari target Rp51,65 miliar.

“Tunggakan pajak kendaraan di Kebumen tahun lalu masih di atas Rp30 miliar. Ini pekerjaan rumah kami untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak ke depannya,” tegas Irawan.

Belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengenai kemungkinan perpanjangan program pemutihan. Samsat Kebumen menyatakan akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan provinsi.

“Kami menunggu arahan dari provinsi. Untuk saat ini, belum ada informasi lebih lanjut terkait perpanjangan program,” tutup Irawan.

Salah seorang warga, Alan Kusworo asal Kecamatan Gombong, mengaku baru bisa membayar pajak kendaraan di hari terakhir karena kondisi keuangan.Ia berharap program serupa bisa diperpanjang karena masih banyak warga yang belum sempat memanfaatkan kesempatan ini.

“Kendaraan saya mati pajak dua tahun. Baru bisa bayar sekarang karena dana baru terkumpul. Alhamdulillah dengan adanya program pemutihan ini jadi lebih ringan,” ungkap Alan.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.