KEBUMEN, Kebumen24.com – Dari balik bilik studio dan semangat anak muda Kebumen, lahir suara yang menyuarakan cinta tanah air lewat nada dan lirik: “Koperasi Merah Putih”. Adalah Sabrina Nadia Atsabe, penyanyi muda berbakat asal Kebumen yang menjadi pengisi vokal utama lagu ini sebuah karya monumental yang mengajak bangsa kembali merenungi makna koperasi sebagai landasan ekonomi rakyat.
Tak butuh waktu lama bagi lulusan Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta ini untuk menyatu dengan lagu bertema perjuangan ekonomi kerakyatan tersebut.
“Butuh dua hari untuk benar-benar menghayati liriknya,” ujar Sabrina, yang juga merupakan putri dari Serma Dilliyanto Atsabe, anggota Kodim 0709/Kebumen, Jumat 30 Mei 2025.
Bagi Sabrina, lagu ini bukan sekadar tugas vokal. “Lagu ini menyimpan pesan mendalam tentang cinta dan pengabdian untuk bangsa. Saya bangga bisa menjadi bagian dari karya besar ini,” tuturnya. Dengan latar belakang kuat di bidang penyiaran, produksi konten, dan musik siaran, kontribusi Sabrina dalam proyek ini terasa sangat natural dan penuh penghayatan.
Lagu “Koperasi Merah Putih” diciptakan oleh Ir. Ar. Imam Muthoha, ST., IAI (Imam WELL), dan diaransemen oleh Prayogo Dwi P., mahasiswa Institut Kesenian Jakarta sekaligus putra dari Serma Sayono. Kolaborasi ini mempertemukan seniman, prajurit TNI, dan insan muda dalam satu frekuensi: membangkitkan semangat koperasi sebagai tulang punggung ekonomi bangsa.
Tak ketinggalan, Letkol Czi Ardianta Purwandhana, S.Hub.Int., M.Han., Komandan Kodim 0709/Kebumen, juga terlibat aktif dalam proyek ini. Ia bahkan meluncurkan lagu ciptaannya sendiri berjudul “Danantara”, sebagai bentuk teladan pemimpin yang tak hanya memerintah, tapi juga berkarya.
“Bukan sekadar untung rugi, tapi ladang bakti untuk Ibu Pertiwi!” – sepenggal reffrain lagu “Koperasi Merah Putih” yang menyentuh, membakar semangat nasionalisme, dan menjadi refleksi akan pentingnya nilai gotong royong dalam membangun bangsa dari akar rumput.
Di balik suara merdu yang kini mulai dikenal publik, Sabrina adalah sosok muda yang kaya pengalaman di dunia produksi siaran dan media kreatif. Dari menjadi produser radio, penulis naskah, makeup artist, hingga magang di ajang musik nasional seperti Prambanan Jazz, kiprah Sabrina menunjukkan bahwa talenta muda Kebumen punya daya saing di tingkat nasional.
Dengan IPK 3,90 dan segudang pengalaman proyek kampus hingga kegiatan sosial, Sabrina adalah gambaran generasi Z yang tidak hanya piawai bermedia, tapi juga memahami akar budaya dan perjuangan bangsanya.
Peluncuran lagu ini bertepatan dengan peringatan hari lahir Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo ke-108—sang pelopor ekonomi nasional. Lagu ini menjadi penghormatan sekaligus ajakan kepada seluruh anak bangsa untuk kembali menghidupkan koperasi sebagai ruang pengabdian, bukan semata transaksi.
Kebumen kini bukan sekadar kota kecil di selatan Jawa. Melalui suara Sabrina dan semangat para kreatornya, Kebumen turut mengobarkan api harapan: bahwa koperasi bisa kembali menjadi pilar ekonomi, bahwa anak muda bisa menjadi pelopor perubahan, dan bahwa seni tetap menjadi cara paling indah untuk menyampaikan pesan perjuangan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















