KesehatanPemerintahan

Dari Pemeriksaan Gratis hingga Sunatan Massal, Program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” Sapa Warga Penusupan

×

Dari Pemeriksaan Gratis hingga Sunatan Massal, Program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” Sapa Warga Penusupan

Sebarkan artikel ini

SRUWENG, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat melalui program unggulan “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”. Kegiatan yang digelar di Gedung Olahraga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Rabu (12/8/2026) menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disambut antusias oleh ratusan warga.

Program yang digagas Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kebumen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan jemput bola hingga ke wilayah perdesaan.

Sebanyak 200 warga mengikuti berbagai layanan yang disediakan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan gratis, pemeriksaan kehamilan terpadu, sunatan massal, hingga bakti sosial berupa penyerahan bantuan bagi penyandang disabilitas dan keluarga kurang mampu.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Staf Ahli Bupati, jajaran kepala OPD, Direktur RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Forkopimcam Sruweng, Ketua PMI Kebumen, Ketua Baznas Kebumen, Pemerintah Desa Penusupan, serta para kepala desa se-Kecamatan Sruweng.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Penusupan, Sri Sulistiyowati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam membangun desa, khususnya di bidang kesehatan dan pengembangan potensi wisata.

Ia menjelaskan, Desa Penusupan yang berada di kawasan pegunungan tidak memiliki lahan persawahan sehingga sebagian besar masyarakat mengandalkan hasil pertanian seperti singkong dan jagung. Namun, hasil panen kerap terganggu oleh serangan monyet liar. Di sisi lain, desa tersebut memiliki potensi wisata alam yang terus dikembangkan, salah satunya kolam renang alami Watu Gede.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Desa Penusupan juga menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen, di antaranya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, pengadaan ambulans atau mobil siaga desa, fasilitasi pembuatan lagu dan tarian khas desa sebagai pendukung desa wisata, serta perbaikan infrastruktur jalan agar akses kendaraan menjadi lebih lancar.

Pemerintah Desa Penusupan turut mengapresiasi program jemput bola tersebut karena manfaatnya juga dirasakan oleh masyarakat dari desa sekitar, termasuk warga Desa Donosari.

Sementara itu, Pemkab Kebumen menyampaikan bahwa upaya peningkatan layanan kesehatan menunjukkan hasil positif. Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Kebumen tercatat menurun menjadi tiga kasus dari sebelumnya tujuh kasus.

Selain itu, Dinas Kesehatan memastikan ibu hamil yang belum memiliki BPJS akan langsung didaftarkan secara gratis agar seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa terkendala biaya.

Sebagai bentuk dukungan, RS PKU Muhammadiyah Sruweng juga menawarkan layanan antar-jemput medis gratis bagi masyarakat yang membutuhkan akses menuju fasilitas kesehatan.

Dalam arahannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengingatkan pentingnya peran orang tua, terutama para ibu, dalam mengawasi tumbuh kembang anak di tengah perkembangan teknologi digital.

“Jangan terlalu sering memberikan HP kepada anak hanya karena orang tua merasa lelah. Anak-anak butuh pengawasan dan pendampingan langsung agar mereka tetap aktif bergerak dan sehat,” ujar Bupati Lilis.

Bupati juga memberikan semangat kepada anak-anak yang mengikuti sunatan massal agar tetap berani dan segera pulih. Ia turut mengimbau para orang tua agar menggelar syukuran sunatan secara sederhana tanpa membebani kondisi ekonomi keluarga.

Menutup arahannya, Bupati mengapresiasi potensi alam Desa Penusupan yang masih asri, termasuk keberadaan pohon jenitri yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan, serta memanfaatkan berbagai layanan publik yang kini semakin mudah dijangkau.

Usai menghadiri kegiatan di Penusupan, Bupati Lilis Nuryani juga meninjau pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Karangtanjung, Kecamatan Alian. Pembangunan Pustu tersebut telah mencapai progres fisik 96 persen dan direncanakan segera beroperasi bersama sejumlah Pustu lainnya di Penimbun, Pengempon, Gunungsari, Jatiroto, Ampih, dan Somagede. (K24/*)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.