Pendidikan

Inovasi Obat Herbal Lokal: Dosen UNIMUGO Kenalkan Nanoemulsi Minyak Cengkeh untuk Atasi Peradangan  

1034
×

Inovasi Obat Herbal Lokal: Dosen UNIMUGO Kenalkan Nanoemulsi Minyak Cengkeh untuk Atasi Peradangan  

Sebarkan artikel ini

GOMBONG, Kebumen24.com – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali menggelar momen istimewa lewat Wisuda Periode I Tahun Akademik 2024/2025 yang berlangsung khidmat di Auditorium Kampus UNIMUGO. Di tengah kebahagiaan ratusan lulusan yang dikukuhkan, acara ini semakin bernilai dengan hadirnya orasi ilmiah dari dosen sekaligus peneliti UNIMUGO, Apt. Dr. Naela Zukruf Wakhidatul Kirohmah, M.Farm.

Mengangkat tema “Inovasi Sediaan Farmasi: Nanoemulsi Minyak Atsiri Bunga Cengkeh sebagai Antiinflamasi”, Naela membagikan hasil riset mutakhirnya mengenai pengembangan obat herbal berbasis kekayaan alam Indonesia. Ia menyoroti potensi besar minyak atsiri dari bunga cengkeh yang mengandung eugenol—senyawa alami yang terbukti mampu menghambat enzim pemicu peradangan.

“Sayangnya, dalam bentuk konvensional, minyak cengkeh memiliki keterbatasan. Mudah menguap, sulit menembus kulit, dan kurang stabil,” jelas Naela di hadapan para wisudawan, keluarga, serta tamu kehormatan.

Menjawab tantangan tersebut, Naela memperkenalkan teknologi nanoemulsi—sistem penghantaran obat dengan ukuran partikel ultra-kecil, sekitar 17 nanometer. Dengan teknologi ini, senyawa aktif dari minyak cengkeh menjadi lebih stabil, tahan terhadap pengaruh cahaya dan suhu, serta lebih efektif diserap tubuh.

“Teknologi nanoemulsi memungkinkan pelepasan obat yang lebih terkontrol dan meningkatkan efektivitas penyembuhan,” ungkapnya. Ia menjelaskan, formula ini dirancang menggunakan kombinasi bahan seperti tween 80, PEG 400, isopropil miristat, dan akuades untuk menghasilkan sediaan yang optimal.

Tak hanya itu, riset ini dikembangkan ke dalam bentuk gel topikal, sehingga mudah digunakan langsung pada bagian tubuh yang mengalami peradangan. Hasil uji laboratorium menggunakan hewan percobaan menunjukkan hasil signifikan.

“Gel nanoemulsi ini menunjukkan aktivitas antiinflamasi yang sangat menjanjikan. Bahkan setara dengan Voltaren, obat antiinflamasi nonsteroid yang sudah lama dikenal di pasaran,” ujarnya, disambut antusias para hadirin.

Naela juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada UNIMUGO atas dukungan selama menempuh pendidikan doktoralnya, serta kepada Kemendikbudristek yang telah mendanai penelitian disertasinya. Tak lupa, ia memberikan penghargaan khusus kepada keluarga yang setia mendampingi perjuangan akademiknya.

“Saya berharap orasi ini bisa menjadi inspirasi bagi para wisudawan untuk terus menjelajah ilmu, mencipta, dan berinovasi. Jadilah insan profesional yang mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa,” pungkasnya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

Acara wisuda ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Ketua PWM Jawa Tengah, Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani, Ketua PDM Kebumen, serta segenap senat dan civitas akademika UNIMUGO.

Orasi ilmiah ini tak hanya memperkaya khazanah ilmu pengetahuan di kampus, tetapi juga mempertegas peran UNIMUGO sebagai lembaga pendidikan tinggi yang aktif mendorong lahirnya inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan berbasis bahan alam lokal.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.