Pendidikan

PPGI Jadi Tuan Rumah Pelatihan SPMI, 11 Perguruan Tinggi Perkuat Mutu Pendidikan Vokasi

×

PPGI Jadi Tuan Rumah Pelatihan SPMI, 11 Perguruan Tinggi Perkuat Mutu Pendidikan Vokasi

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Politeknik Piksi Ganesha Indonesia (PPGI) menjadi tuan rumah Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Perguruan Tinggi Vokasi yang diikuti 11 perguruan tinggi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 28–29 September 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat mutu dan budaya penjaminan mutu pendidikan tinggi vokasi.

Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., IPU., ASEAN.Eng. sebagai narasumber. Pelatihan menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman dan komitmen perguruan tinggi dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan.

Direktur Politeknik Piksi Ganesha Indonesia, Ari Waluyo, S.ST., M.M., MOS., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai penguatan SPMI menjadi bagian penting dalam membangun sistem penjaminan mutu yang berjalan secara konsisten di lingkungan perguruan tinggi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat memiliki pemahaman yang semakin kuat mengenai implementasi SPMI. Yang terpenting, hasil pelatihan ini dapat ditindaklanjuti melalui langkah nyata untuk meningkatkan mutu pendidikan di masing-masing perguruan tinggi,” ujar Ari.

Menurutnya, budaya mutu tidak hanya dibangun melalui pemenuhan dokumen, tetapi juga melalui proses evaluasi dan perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarpeserta menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai penguatan implementasi SPMI, siklus PPEPP, penyusunan dokumen mutu, evaluasi, hingga tindak lanjut peningkatan mutu pendidikan tinggi vokasi.

Kegiatan juga dikemas melalui pemaparan materi, diskusi, studi kasus, simulasi, dan kerja kelompok. Peserta diarahkan untuk menghasilkan peta implementasi serta action plan SPMI yang dapat diterapkan di unit maupun program studi masing-masing.

Sebanyak 11 perguruan tinggi yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Akatek Bogor, AKATELKOM Bogor, Politeknik Katolik Mangunwijaya Semarang, Politeknik Pajajaran ICB Bandung, Politeknik Piksi Ganesha Bandung, Politeknik Sawunggalih Aji Kutoarjo, STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, STIKES Pemkab Purworejo, STKIP Majenang Cilacap, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, dan IAINU Kebumen.

Melalui pelatihan ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dan komitmen antarperguruan tinggi dalam memperkuat budaya mutu serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi vokasi secara berkelanjutan. (K24/*)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.