KEBUMEN, Kebumen24.com – Penemuan jenazah seorang kepala sekolah asal Magelang di kawasan hutan Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, menghebohkan warga. Korban diketahui bernama Muhsan Ngali, pria kelahiran Magelang, 5 Mei 1970, yang berdomisili di Dusun Barisan RT 001 RW 013, Kelurahan Mranggen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
Jenazah Muhsan ditemukan di RT 01 RW 03 Dukuh Pagersuruh, tepatnya di area petilasan yang konon biasa kerap digunakan untuk kegiatan meditasi. Hingga kini, penyebab pasti kematiannya masih menjadi tanda tanya dan tengah dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, korban sebelumnya dikabarkan hendak melakukan meditasi di lokasi tersebut bersama seorang rekannya. Namun, hingga ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, belum ada keterangan resmi mengenai keberadaan rekan yang dimaksud.
Hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis Polres Kebumen menggunakan Inafis Portable System (IPS) berhasil mengidentifikasi jenazah sebagai Muhsan Ngali. Menurut laporan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik seperti luka akibat benda tumpul maupun senjata tajam di tubuh korban.
Meski demikian, kondisi jasad yang telah membusuk menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal lebih dari tiga hari sebelum ditemukan. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berkerah abu-abu bermotif garis horizontal, celana panjang kain berwarna hitam, dan ikat pinggang hitam dengan motif kulit hewan di bagian dalam. Di dekat lokasi penemuan juga ditemukan sepasang sandal biru bertuliskan “Indomaret”.
Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Yosua Farin Setiawan, membenarkan penemuan jenazah tersebut. Jenazah langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan identifikasi dan visum.
“Dari hasil identifikasi sementara, korban diketahui berasal dari wilayah Magelang. Pihak keluarga sudah datang ke Polres Kebumen dan membenarkan identitas korban,” jelas AKP Yosua saat dikonfirmasi pada Rabu (21/5/2025).
Sementara itu dilansir dari detikJateng, Makam Kepala SDN Bringin 1, MN (55), di Dusun Mranggen, Desa Mranggen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, dieskhumasi oleh polisi. Sebelumnya jasad MN ditemukan di Kebumen.
MN ditemukan tewas di area petilasan di Dukuh Pagersuruh, Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Senin (19/5). Saat itu, korban ditemukan tanpa identitas dan akhirnya diketahui merupakan warga Srumbung, Kabupaten Magelang.
Polisi menemukan kejanggalan di balik tewasnya MN. Polisi akhirnya berkomunikasi dengan keluarga meminta izin untuk dilakukan autopsi.
“Karena kita belum tahu penyebab kematian kenapa. Karena itu ditemukan di tengah-tengah hutan atau seperti petilasan. Kita masih merasa ada yang janggal, jadi kita pengin tau penyebab meninggalnya karena apa,” ujar Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Yosua Farin Setiawan saat dihubungi Rabu (21/5/2025).
Adapun proses pembongkaran makam berlangsung mulai pukul 10.30 WIB. Pembongkaran makam MN yang berada di Dusun Mranggen, Desa Mranggen.
“Awalnya ada penemuan jenazah tanpa identitas. Dapat identitas warga Srumbung. Pihak keluarga, Senin (19/5) malam datang, tapi mengikhlaskan nggak berkenan dilakukan autopsi. Sehingga kita nggak bisa bertindak dan kemudian dikebumikan (dimakamkan),” kata Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Yosua Farin Setiawan.
Sementara itu, Kepala Dusun Barisan, Agus Priyanto, mengatakan saat penemuan mayat ada kejanggalan kondisi fisiknya. Menurutnya, saat divisum karena kena petir.
“Tapi, lihat situasi dan kondisi di lingkungan seperti tumbuh-tumbuhan nggak ada yang gosong, nggak ada yang terbakar, kan kita sangsi,” kata Agus di lokasi makam.
“Hari ini ditindaklanjuti mau diautopsi untuk memastikan. Korban profesi PNS, Kepala Sekolah. Setahu saya ziarah (di Kebumen),” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian Muhsan Ngali masih dalam proses penyelidikan. Polres Kebumen terus melakukan pendalaman guna mengungkap latar belakang dan kronologi peristiwa yang menimpa korban.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















