KEBUMEN, Kebumen24.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Dorowati, Kecamatan Klirong, pada Senin (10/3/2025). Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dengan harga yang stabil.
Dari hasil pantauan, Bupati menyebut stok kebutuhan pangan di Kebumen masih mencukupi. Meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar.
“Aman itu artinya tidak mengalami kenaikan yang tajam. Alhamdulillah, stok bahan makanan masih cukup, dan tadi saya lihat pasar juga ramai,” ujar Bupati.
Namun, ada temuan mengejutkan! Dari hasil pemeriksaan Dinas Pertanian dan Pangan, beberapa produk dinyatakan aman, seperti sayuran yang bebas residu pestisida serta ikan segar yang tidak mengandung zat berbahaya. Tetapi, ikan peda yang dijual di pasar ditemukan mengandung formalin! Tak hanya itu, bawang merah juga terdeteksi mengandung pestisida berlebih.
Menanggapi temuan ini, Bupati Lilis Nuryani mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam memilih bahan pangan yang dikonsumsi. Para pedagang pun diminta untuk lebih selektif dalam memilih produk yang mereka jual.
“Saya ingatkan para pedagang, jangan menjual pangan yang tidak aman. Hasil pemeriksaan juga menemukan bahwa teri nasi dan cumi asin yang beredar di Kebumen mengandung formalin,” tegasnya.
Di akhir kunjungan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menjaga keamanan pangan, termasuk Tim JKPD, petugas pasar, dan para pedagang. Ia berharap kesadaran akan keamanan pangan terus meningkat demi kesehatan masyarakat.
“Saya ingin semua pasar di Kebumen punya komitmen yang sama untuk menjaga kualitas pangan demi kesehatan bersama,” harapnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















