KEBUMEN, Kebumen24.com – Warga Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, mendapat kemudahan mengakses layanan kesehatan. Dokter spesialis dari RSU PKU Muhammadiyah Gombong hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Kehadiran layanan kesehatan tersebut membuat warga tidak harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi medis. Selain layanan dokter spesialis keliling, masyarakat juga mendapat pengobatan gratis dan layanan khitanan massal.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan, pelayanan kesehatan yang mendatangi masyarakat merupakan bagian dari upaya pemerintah mendekatkan akses layanan publik, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah yang relatif jauh dari pusat pelayanan kesehatan.
“Pemerintah hadir bukan hanya ketika masyarakat datang ke fasilitas pelayanan, tetapi juga mendatangi masyarakat, termasuk yang tinggal di pelosok-pelosok desa,” ujar Lilis.
Menurutnya, kegiatan pelayanan kesehatan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali. Program serupa secara rutin digelar setiap bulan di sejumlah wilayah di Kabupaten Kebumen.
Karena itu, Lilis mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan maupun berkonsultasi langsung dengan tenaga medis.
Ia juga menekankan bahwa menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan mengandalkan pengobatan ketika sakit. Masyarakat perlu membangun kebiasaan hidup sehat sejak dari lingkungan keluarga.
“Pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta rutin berolahraga harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” pesannya.
Upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Ayah tidak hanya dilakukan melalui sektor kesehatan. Pemerintah Kabupaten Kebumen juga terus memperbaiki infrastruktur jalan untuk memperlancar konektivitas antarwilayah.
Sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut mendapat penanganan pada tahun ini. Di antaranya Jalan Rogodadi–Watukelir, Boyowulung–Demangsari, Demangsari–Ayah, Banyumudal–Redisari, Karangduwur–TPI, Rogodono–Pringtutul, serta Pringtutul–Jatijajar.
Bupati Lilis mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat.
“Perbaikan jalan ini bukan sekadar membangun fisik. Kita ingin konektivitas antardesa semakin baik, aktivitas masyarakat semakin lancar, dan akses menuju pelayanan publik juga semakin mudah,” katanya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















