Ekonomi

Jelang  Idul Fitri, Penjualan Bahan Pangan di Pasar Tumenggungan Kebumen Melonjak 50 Persen

1074
×

Jelang  Idul Fitri, Penjualan Bahan Pangan di Pasar Tumenggungan Kebumen Melonjak 50 Persen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, aktivitas perdagangan di Pasar Tumenggungan, Kebumen, mengalami lonjakan signifikan pada Sabtu (29/3/2025). Para pedagang mencatat peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok, terutama bahan pangan, seiring dengan tradisi belanja masyarakat menjelang hari besar.

Wijiati, seorang pedagang sayur di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa penjualannya meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan hari biasa. Menurutnya, lonjakan ini merupakan fenomena rutin setiap tahun menjelang Lebaran.

“Menjelang Lebaran ini memang sudah tradisi, banyak orang berbelanja untuk persiapan hari raya. Saat ini penjualan cukup meningkat, meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga,” ujar Wijiati.

Beberapa harga bahan pokok terpantau masih stabil, namun sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Cabai rawit yang dalam sebulan terakhir fluktuatif di kisaran Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, kini mencapai Rp100 ribu per kilogram. Cabai keriting dijual Rp60 ribu per kilogram, cabai hijau besar Rp30 ribu per kilogram, sementara bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp50 ribu per kilogram. Adapun tomat dan wortel dipatok Rp15 ribu per kilogram.

Harga daging juga mengalami kenaikan. Daging ayam yang sebelumnya dijual Rp32 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp35 ribu per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi segar melonjak dari Rp120 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram.

Para pedagang memperkirakan kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya permintaan serta faktor distribusi menjelang Lebaran. Kondisi ini turut berdampak pada pembeli, yang harus lebih selektif dalam mengatur anggaran belanja mereka akibat kenaikan harga bahan pangan.

Fenomena kenaikan harga menjelang Lebaran memang menjadi tren tahunan. Para pedagang berharap harga tetap stabil agar daya beli masyarakat tidak terganggu, mengingat perayaan Idulfitri tinggal beberapa hari lagi. Di sisi lain, pemerintah diharapkan dapat mengawasi distribusi dan pasokan bahan pokok guna mencegah lonjakan harga yang berlebihan.

Dengan meningkatnya aktivitas di pasar, suasana Pasar Tumenggungan semakin ramai, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menyambut Lebaran. Selain bahan pangan, berbagai kebutuhan lain seperti pakaian, perlengkapan ibadah, dan kue-kue khas Lebaran juga mulai banyak diburu pembeli. Situasi ini menunjukkan bahwa semangat perayaan Idulfitri tetap kuat, meskipun tantangan ekonomi masih ada.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.