KEBUMEN, Kebumen24.com – Samsat Bumdes Digital Mandiri (Budiman) UPPD Kebumen terus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Dengan hadirnya layanan ini di setiap desa, wajib pajak tidak perlu lagi datang ke kota, melainkan cukup membayar pajak di wilayah tempat tinggal mereka.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Layanan Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Kabupaten Kebumen, Budi Prasetyo, dalam keterangannya kepada media pada Kamis (27/3/2025). Ia didampingi oleh Kepala Seksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Irawan.
Samsat Budiman merupakan pengembangan dari Aplikasi Sakpole yang telah diperbarui menjadi New Sakpole. Inovasi ini semakin berkembang dengan akses yang dapat dilakukan melalui website serta kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Berkat inovasi tersebut, Samsat Budiman berhasil meraih penghargaan sebagai program terbaik se-Jawa Tengah. Dalam satu tahun, program ini telah memberikan pemasukan sebesar 1,5 miliar rupiah dari pajak yang dikumpulkan di 59 desa. Selain meningkatkan kepatuhan pajak, kehadiran Samsat Budiman juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, seperti munculnya usaha warung di sekitar lokasi layanan, sehingga turut mengurangi angka pengangguran.
Budi Prasetyo menjelaskan bahwa Samsat Budiman bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dengan cara yang lebih mudah dan efisien. Saat ini, layanan ini telah mencakup 59 desa di berbagai kecamatan, termasuk Sempor, Buayan, Kebumen, Buluspesantren, dan Kutowinangun.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan jumlah penunggak pajak dapat ditekan. Proses pembayaran juga dibuat lebih praktis, di mana wajib pajak hanya perlu datang ke kantor BUMDes setempat dengan membawa STNK asli dan KTP sesuai dengan nama yang tertera di STNK. Identitas kendaraan pun harus sesuai dengan data pemilik yang terdaftar.
Salah satu keunggulan Samsat Budiman adalah wajib pajak tidak perlu lagi datang ke Samsat induk di Kebumen atau melakukan pengesahan secara langsung di sana. Masyarakat cukup datang ke BUMDes, dan notice pajak akan langsung dicetak oleh petugas di lokasi.
Budi Prasetyo berharap agar Pemerintah Kabupaten Kebumen, terutama Bupati, dapat mendorong lebih banyak desa untuk membuka layanan Samsat Budiman. Hal ini semakin penting mengingat mulai tahun ini terdapat opsen pajak sebesar 66 persen yang secara otomatis masuk ke kas daerah Kabupaten Kebumen.
“Dengan hadirnya Samsat Budiman, pembayaran pajak menjadi lebih mudah, lebih dekat, dan masyarakat tidak perlu lagi mengantre di Samsat Kebumen,” tutupnya.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















