Pemerintahan

Jelang Lebaran, Pemkab Kebumen Salurkan BLT DBHCHT kepada 2.140 Buruh Pabrik Rokok

1214
×

Jelang Lebaran, Pemkab Kebumen Salurkan BLT DBHCHT kepada 2.140 Buruh Pabrik Rokok

Sebarkan artikel ini

SEMPOR, Kebumen24.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap para buruh pabrik rokok dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Penyerahan secara simbolis dilakukan di PT Mitra Prasmitha Selaras, Desa Jatinegara, Kecamatan Sempor, Rabu, 26 Maret 2025.

Sebanyak 2.140 buruh dari 12 pabrik rokok di Kebumen menjadi penerima manfaat dari program ini. Setiap pekerja mendapatkan Rp 300.000 per bulan selama empat bulan, dengan total bantuan sebesar Rp 1.200.000 per orang. Anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 2,56 miliar, bersumber dari DBHCHT.

Penyaluran bantuan tersebar di 12 pabrik rokok, di antaranya:

  • PT Mitra Prasmitha Selaras (Sempor)

  • PT Mutu Abadi Selaras (Buayan)

  • PR Padi Unggul (Petanahan)

  • PR Rizki Mulya (Petanahan)

  • PR Sintren (Gombong)

  • PR Gunung Mas (Petanahan)

  • PR Shinta (Gombong)

  • PR Mirasa (Gombong)

  • PR Sartinah (Petanahan)

  • PT Sejahtera Cerutu Indonesia (Sempor)

  • PR Nusa Harapan (Gombong)

  • PR Ganda Arum (Petanahan)

Dwi Suliyanto, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kebumen, menyatakan bahwa BLT DBHCHT ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana cukai untuk kesejahteraan buruh industri rokok.

“Program ini diharapkan bisa meringankan beban ekonomi para buruh, terutama menjelang Lebaran. Selain bantuan finansial, ini juga bagian dari strategi pemerintah dalam mendukung sektor industri hasil tembakau yang menopang perekonomian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen, Zaini Miftah, menyambut positif program ini. Menurutnya, bantuan ini dapat membantu para buruh mempersiapkan kebutuhan Lebaran dengan lebih tenang.

“Saya yakin bantuan ini sangat berarti bagi para buruh. Semoga bisa digunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan Lebaran, seperti baju baru, kue Lebaran, dan bahan makanan,” ujar Zaini.

Namun, ia juga menyampaikan adanya 300 buruh yang belum menerima bantuan ini dan berharap ke depannya semua pekerja mendapatkan hak mereka secara penuh.

“Saya berharap tahun depan tidak ada lagi buruh yang terlewatkan. Semua harus mendapatkan haknya secara penuh,” tegasnya.

Program BLT DBHCHT ini tidak hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga bukti nyata bahwa Pemkab Kebumen terus memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja di sektor industri rokok. Semoga bantuan ini membawa kebahagiaan dan manfaat nyata bagi para buruh pabrik rokok di Kebumen. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.