SOSIAL

PAC GP Ansor Puring Dirikan Posko Mudik 24 Jam di JJLS

1036
×

PAC GP Ansor Puring Dirikan Posko Mudik 24 Jam di JJLS

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Puring turut ambil bagian dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2025 dengan mendirikan posko terpadu di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS). Posko tersebut direncanakan beroperasi selama 24 jam untuk melayani pemudik dan wisatawan yang melintas di kawasan tersebut.

Ketua PAC GP Ansor Puring, Ahmad Muhammad Ibnu Nadzir, menjelaskan bahwa pendirian posko mudik ini merupakan agenda tahunan Ansor dan Banser di wilayah Puring. Hal ini juga menjadi bukti nyata kepedulian Nahdlatul Ulama dalam mendukung kelancaran arus mudik serta pengamanan selama libur Lebaran.

“NU dalam hal ini Ansor-Banser hadir untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kami akan stand by 24 jam di posko untuk kepentingan arus mudik dan balik lebaran,” ungkap Ibnu di sela kegiatan pendirian posko pada Sabtu (22/3).

Posko yang didirikan secara gotong royong oleh para pengurus Ansor PAC Puring ini berlokasi strategis di utara Masjid Baiturrahman Desa Surorejan, Kecamatan Puring, tepatnya di simpang empat menuju Pantai Bopong. Lokasi ini dipilih karena JJLS kerap menjadi jalur alternatif pemudik dan wisatawan.

Posko mudik tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain tenda, tempat istirahat, air minum gratis, dan toilet umum. Selain itu, disediakan layanan pengisian angin ban kendaraan secara gratis serta bantuan darurat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami sudah melakukan evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Apa saja yang menjadi kendala sudah kami catat untuk bahan peningkatan kualitas pelayanan tahun ini,” tambahnya.

Selama posko beroperasi, personel Ansor-Banser akan bersiaga secara bergantian dengan tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI dari Polsek dan Koramil setempat. Sekitar 150 personel akan diterjunkan dengan sistem piket, di mana setiap hari ada 20 personel yang berjaga secara bergantian.

Ibnu menegaskan bahwa keberadaan posko di JJLS cukup vital, mengingat jalur tersebut tidak hanya dilalui pemudik, tetapi juga menjadi akses menuju destinasi wisata di sepanjang pantai selatan.

“Ketika sudah siap, kami akan kerahkan sekitar 150 personel. Rekan-rekan H-7 sudah berjaga rolling sesuai jadwal,” tutupnya.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.