CILACAP, Kebumen24.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap menerima laporan mengenai insiden kecelakaan kapal (Man Over Board) yang menimpa seorang nelayan di Dermaga Kutawaru, Cilacap, Jumat (28/2/2025).
Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah, mengonfirmasi bahwa pihaknya segera mengerahkan satu tim penyelamat ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dengan perlengkapan SAR di air.
“Kami menerima laporan adanya seorang nelayan yang diduga terjatuh dari kapal. Tim segera dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian,” ujar Muhamad Abdullah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Korban, yang diketahui bernama Safika Setiawan (30), warga Jalan Nusa Jaya No. 5, Kutawaru, Cilacap Tengah, tengah dalam perjalanan mengantar ikan dari Jojog ke Karang Talun. Warga sekitar menemukan kapal milik korban dalam kondisi masih menyala dan berputar-putar di perairan tanpa awak.
Dugaan sementara, korban yang memiliki riwayat penyakit epilepsi kemungkinan mengalami serangan dan terjatuh ke laut. Nelayan dan warga sekitar segera melakukan pencarian sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Cilacap.
Setibanya di lokasi, tim SAR bersama nelayan serta potensi SAR setempat melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan perahu karet (LCR). Namun, hingga pukul 17.00 WIB, korban belum juga ditemukan. Pencarian pun dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu 1 Maret 2025, pagi.
Pada Sabtu (1/3) pagi, tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Safika Setiawan setelah melakukan briefing dan pembagian tugas.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi dari warga mengenai penemuan jenazah yang mengambang di perairan sekitar area 60 Pertamina. Tim SAR segera bergerak ke lokasi menggunakan perahu karet (LCR).
“Pukul 09.02 WIB, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia sejauh 1,5 kilometer di utara lokasi kejadian,” jelas Amin Riyanto.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Pihak berwenang mengimbau masyarakat, terutama para nelayan, agar selalu berhati-hati dan menggunakan perlengkapan keselamatan saat melaut guna menghindari kejadian serupa.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















