Pendidikan

Program P5, SMK Muhammadiyah Kutowinangun Gelar Seminar Entrepreneur

1032
×

Program P5, SMK Muhammadiyah Kutowinangun Gelar Seminar Entrepreneur

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – SMK Muhammadiyah Kutowinangun terus berkomitmen mencetak lulusan yang siap menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar seminar entrepreneur bertajuk “Ciptakan Ide, Wujudkan Mimpi” sebagai bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan bertujuan untuk membekali siswa kelas XII keterampilan dan wawasan di bidang kewirausahaan ini berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat 11- 14 Februari 2025.

Gunawan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Muhammadiyah Kutowinangun, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari Workshop Kebekerjaan dalam program P5, yang melibatkan siswa kelas X hingga XII. Untuk kelas XII, workshop kewirausahaan ini diikuti oleh 458 siswa dari lima jurusan, yakni Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Teknik Audio Video, Akuntansi, dan Ototronik.

“Kegiatan ini dirancang agar siswa memiliki kesiapan yang lebih baik setelah lulus, baik untuk bekerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha, sesuai dengan visi SMK BMW (Bekerja, Melanjutkan, Wirausaha),” ujar Gunawan.

Workshop ini dilaksanakan dalam dua hari, yakni pada 11 dan 12 Februari 2025, dengan dua sesi yang menghadirkan tiga narasumber dari Pituruh, Kutowinangun, dan Kebumen. Setelah itu, pada 13 Februari 2025, siswa menyusun proposal usaha, yang kemudian dipresentasikan kepada fasilitator P5 pada 14 Februari 2025.

“Kami ingin membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang usaha, sehingga mereka memiliki kesiapan untuk bersaing di dunia kerja maupun mengembangkan bisnis sendiri,” tambah Gunawan.

Melalui seminar ini, SMK Muhammadiyah Kutowinangun berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri dengan mengedepankan semangat kemandirian dan kreativitas.

Sementara itu, Narasumber Achmad Luthfi Khakim menyampaikan di era digital ini, pelaku usaha harus memahami bagaimana memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar.

“Dengan adanya digitalisasi, peluang usaha semakin terbuka lebar. Siswa harus mampu mengoptimalkan media digital untuk membangun branding dan memasarkan produk secara efektif,” ungkapnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.