KUALA LUMPUR, Kebumen24.com – Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen terus memperluas perannya di dunia pendidikan internasional dengan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Internasional. Bahkan KKN ini berlangsung di Sanggar Bimbingan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang tersebar di Malaysia, mulai 18 November hingga 14 Desember 2024.
Program ini menggandeng Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (Undaris) Semarang, dan Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban. Kolaborasi ini merupakan wujud nyata sinergi antar perguruan tinggi berbasis Nahdlatul Ulama dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.
Rektor UMNU Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., menjelaskan, program ini bertujuan mendukung pendidikan anak-anak Indonesia di Malaysia melalui pendekatan multidisipliner yang mencakup bimbingan belajar, pelatihan keterampilan, hingga edukasi budaya. KKN ini adalah langkah strategis untuk memperluas kerja sama internasional sekaligus meningkatkan pelayanan pendidikan.
“Kolaborasi ini tidak hanya menunjukkan komitmen kami terhadap pendidikan, tetapi juga menegaskan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan di masyarakat global,” ujar satibi melalui keterangan resminya, Jumat 22 November 2024.
Imam Satibi yang sekaligus Ketua PCNU Kebumen itu menjelaskan Mahasiswa dari keempat perguruan tinggi yang terlibat melaksanakan berbagai program unggulan, di antaranya, Bimbingan Akademik untuk meningkatkan kemampuan belajar anak-anak Indonesia di Malaysia dalam berbagai bidang seperti matematika, sains, dan bahasa Indonesia.
Kemudian Pelatihan Keterampilan. Ini untuk memberikan pelatihan praktis seperti kerajinan tangan dan teknologi dasar. Selanjutnya Edukasi Budaya untuk memperkenalkan tradisi dan nilai-nilai budaya Nusantara untuk mempererat hubungan anak-anak diaspora dengan akar budayanya. Termasuk Penguatan Karakter untuk menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan guna membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.
‘’KKN ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat hubungan emosional masyarakat Indonesia di luar negeri dengan tanah air,’’imbuh Satibi.
Selain itu, kolaborasi ini menjadi ajang pertukaran ilmu dan budaya antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Nilai-nilai moderasi, kebersamaan, dan toleransi yang menjadi ciri khas pendidikan Nahdlatul Ulama diharapkan dapat terus berkembang.
KKN Kolaborasi Internasional ini mencerminkan visi UMNU Kebumen sebagai “Setter Moderasi Nusantara,” yang menjadikan pendidikan sebagai motor penggerak kemajuan masyarakat.
‘’ Dengan kerja sama dengan UNSIQ Wonosobo, Undaris Semarang, dan IAINU Tuban diharapkan menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang dalam mendukung pendidikan diaspora Indonesia,’’harap Satibi.
Sementara itu, Ketua Sanggar Bimbingan di Malaysia, Hj. Nuraini Abdullah, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu anak-anak kami mendapatkan pendidikan tambahan yang berkualitas sekaligus mempererat ikatan mereka dengan budaya Indonesia.
“Kegiatan ini sangat membantu anak-anak kami mendapatkan pendidikan tambahan yang berkualitas sekaligus mempererat ikatan mereka dengan budaya Indonesia,” tuturnya.K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















