KLIRONG, Kebumen24.com – SMK Ma’arif 9 Kebumen menggelar kegiatan Daihatsu Goes to School Service di Bengkel Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Rabu (13/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara sekolah dengan Daihatsu dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa sekaligus pelayanan kepada masyarakat.
Kepala SMK Ma’arif 9 Kebumen, Warsono, S.T., mengatakan program Daihatsu Goes to School merupakan bentuk realisasi nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara sekolah dengan Daihatsu.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana praktik bagi siswa, tetapi juga memperkenalkan kepada masyarakat bahwa SMK Ma’arif 9 Kebumen memiliki kompetensi dalam bidang perawatan dan perbaikan kendaraan roda empat.
“Petugas mekanik lapangan yang datang ke sekolah kami berasal dari New Armada Daihatsu International Purwokerto. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kepada masyarakat bahwa SMK Ma’arif 9 Kebumen kompeten dalam perbaikan kendaraan roda empat. Selain itu juga untuk menambah wawasan guru dan peserta didik terkait standar servis perusahaan besar,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, masyarakat diberikan tiga pilihan paket layanan servis kendaraan. Paket pertama berupa tune up dan ganti oli dengan biaya Rp400 ribu. Paket kedua tune up dan gurah mesin seharga Rp350 ribu. Sedangkan paket ketiga meliputi tune up, ganti oli, dan gurah mesin dengan biaya Rp550 ribu.
Warsono menjelaskan, program layanan servis kendaraan melalui Daihatsu Goes to School ini baru pertama kali dilaksanakan di sekolah tersebut. Meski demikian, antusiasme masyarakat disebut sangat tinggi.
“Alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa. Bahkan yang booking cukup banyak, lebih dari 15 mobil. Namun karena keterbatasan tenaga dan waktu, jumlah kendaraan yang dilayani kami batasi tidak lebih dari 20 mobil,” katanya.
Ia menambahkan, kerja sama antara sekolah dengan Daihatsu selama ini telah berjalan melalui berbagai program kemitraan. Di antaranya meliputi kegiatan Daihatsu Goes to School, magang siswa di perusahaan, guru tamu dari Daihatsu, penguji eksternal Uji Kompetensi Keahlian (UKK), hingga sinkronisasi kurikulum dengan dunia usaha dan dunia industri.
Menurutnya, kemitraan tersebut diharapkan mampu membekali siswa dengan budaya kerja industri sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
“Harapan kami, kerja sama dengan Daihatsu dapat mengenalkan budaya kerja kepada anak-anak sebagai modal dasar terjun di dunia industri, meningkatkan kompetensi guru terkait wawasan mengajar, membuka peluang rekrutmen tenaga kerja bagi lulusan siswa, serta menambah kepercayaan masyarakat bahwa SMK Ma’arif 9 Kebumen merupakan sekolah unggulan dan binaan langsung dari Daihatsu,” pungkasnya. (K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















