KEBUMEN, Kebumen24.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menggelar Uji Tanda Kecakapan bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR) pada Minggu, 24 November 2024. Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Kebumen ini diikuti oleh 354 anggota PMR dari berbagai jenjang, yaitu PMR Mula, Madya, dan Wira.
Peserta berasal dari 40 unit PMR, yang terdiri atas 21 unit PMR Mula, 25 unit PMR Madya, dan 8 unit PMR Wira. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pengurus PMI Kebumen Bidang Penanggulangan Bencana (PB) dan Relawan, Drs. Bambang Widadi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi antusiasme para peserta dan menekankan pentingnya kompetensi sebagai bekal menjadi sukarelawan masa depan yang tangguh.
“Pada kesempatan uji tanda kecakapan kali ini, luar biasa! Ratusan peserta dari jenjang Mula, Madya, hingga Wira turut berpartisipasi. Ini adalah tanda cemerlang bagi masa depan sukarelawan kita. Saya yakin, adik-adik yang mengikuti kegiatan ini adalah PMR yang tangguh dan kompeten,” ujar Drs. Bambang Widadi.
Ia juga berpesan agar kegiatan ini menjadi momen untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama.
“Melalui uji tanda kecakapan ini, diharapkan anggota PMR dapat terus mengasah kemampuan, dimulai dengan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Monitoring dan Evaluasi Kapasitas PMR
Uji Tanda Kecakapan ini juga menjadi salah satu bentuk monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh PMI Kabupaten Kebumen terhadap kapasitas setiap unit PMR di sekolah-sekolah. Hal ini disampaikan oleh Pengurus Forum Pembina, Dian Arianto, yang juga menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan dan pemberian penghargaan kepada anggota PMR.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari siklus pembinaan, sekaligus bentuk pengakuan dan penghargaan atas kemampuan anggota PMR,” ungkap Dian Arianto.
Rangkaian Kegiatan Uji Tanda Kecakapan
Selama kegiatan, para peserta diuji melalui empat pos utama, yaitu Pos Komunikasi, Pos Kepemimpinan, Pos Kerja Sama, dan Pos Motivasi. Setiap pos dirancang untuk menguji keterampilan, mental, dan kemampuan bekerja dalam tim.
Kegiatan diakhiri dengan upacara penutupan, yang ditandai dengan penyematan pin tanda kecakapan dan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan uji tanda kecakapan.
Dengan antusiasme tinggi dan pelaksanaan yang lancar, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam mencetak generasi sukarelawan yang handal dan peduli terhadap sesama. (k24/)*
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















