Pendidikan

Jawab Tantangan Pendidikan Masa Depan, FKIP UMNU Kebumen Libatkan Banyak Stakeholder Matangkan Visi-Misi dan Kurikulum  

84
×

Jawab Tantangan Pendidikan Masa Depan, FKIP UMNU Kebumen Libatkan Banyak Stakeholder Matangkan Visi-Misi dan Kurikulum  

Sebarkan artikel ini
Diskusi hangat antara pimpinan FKIP UMNU Kebumen bersama stakeholder dalam forum perumusan visi-misi dan kurikulum di ruang meeting kampus, Jumat (8/5/2026).

KEBUMEN, Kebumen24.com – Upaya memperkuat arah pengembangan pendidikan tinggi terus dilakukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen. Melalui forum strategis yang digelar di ruang meeting kampus, Jumat (8/5/2026), FKIP UMNU menghadirkan berbagai stakeholder untuk terlibat langsung dalam perumusan visi-misi serta peninjauan kurikulum fakultas.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan pandangan antara dunia akademik dan kebutuhan dunia kerja, terutama dalam mencetak calon pendidik yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Dekan FKIP UMNU Kebumen, Dr. Alek Andika, menegaskan bahwa perumusan visi dan misi bukan sekadar formalitas akademik, melainkan fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan fakultas ke depan.

“Hari ini FKIP UMNU Kebumen melaksanakan perumusan visi misi dan tinjauan kurikulum. Ini hal yang sangat fundamental dalam menentukan arah pengembangan fakultas ke depan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selain sebagai kebutuhan dalam proses akreditasi, visi dan misi juga menjadi kompas utama dalam menjawab tantangan pendidikan di masa depan yang semakin kompleks.

“Terlepas dari kebutuhan akreditasi, perumusan visi misi sangat penting karena menjadi penentu arah kita sebagai fakultas mau dibawa ke mana,” jelasnya.

Lebih lanjut, Alek menuturkan bahwa sebelum forum ini digelar, rancangan awal visi-misi telah disusun bersama para ketua program studi. Namun, keterlibatan stakeholder eksternal menjadi langkah strategis untuk memastikan adanya keterhubungan (link and match) antara lulusan dan kebutuhan dunia kerja.

“Kami mengundang para stakeholder untuk memberikan masukan agar terjadi kesesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pengguna di lapangan,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan mengalir dari para peserta, mulai dari penguatan kompetensi lulusan, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri pendidikan, hingga penguatan karakter calon guru yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

Tantangan pendidikan di era modern yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif juga menjadi sorotan utama. FKIP UMNU Kebumen menegaskan komitmennya untuk menyiapkan lulusan yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global.

“Harapannya, dengan masukan yang beragam ini, kita bisa menyiapkan SDM pendidik yang profesional dan mampu menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045 maupun persaingan global,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada pendidikan formal, FKIP UMNU Kebumen juga menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pengembangan Kebumen UNESCO Global Geopark. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat, seperti pelatihan bahasa Inggris dasar bagi pelaku wisata lokal, mulai dari pemilik warung, pengelola penginapan, hingga jasa transportasi.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pariwisata daerah sekaligus memperkuat daya saing Kebumen di mata wisatawan mancanegara.

FKIP UMNU Kebumen saat ini memiliki beberapa program studi, di antaranya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, serta Pendidikan Olahraga. Keberagaman prodi ini menjadi modal penting dalam mencetak tenaga pendidik yang profesional dan berdaya saing.

Melalui perumusan visi-misi yang partisipatif ini, FKIP UMNU Kebumen menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi pendidik yang unggul, berkarakter, dan siap menjawab tantangan zaman.(K24/ILHAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.