KEBUMEN, Kebumen24.com – Baru baru ini, Tim dosen dan mahasiswa Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UNU) Kebumen menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai oleh hibah DRTPM Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun Anggaran 2024. Dengan mengangkat tema “Sekolah Desa dan Anggaran (SADAR): Penguatan Kapasitas Masyarakat dan Pemerintahan Desa dalam Perencanaan dan Pembangunan Berkelanjutan”, workshop ini bertempat di Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen.
Ketua tim pengabdian, Isnaini Lilis Elviyanti, M.Si, bersama dosen Ahmad Aftah Syukron, M.Si, dan Titi Maemunah, M.Pd, serta mahasiswa Idad Gholbuddien, Surya Aji Permana, Lutfiah Wulandari, dan Upit Nur Fadilah, berkolaborasi memberikan pelatihan intensif kepada pengurus PKK Desa Pejengkolan.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penyusunan anggaran desa serta memperkuat peran perempuan melalui program PKK. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan membatik Jumputan yang sebelumnya sukses dilaksanakan. Kali ini, peserta diajarkan cara mengelola anggaran desa secara digital serta menyusun program PKK yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Pada hari kedua, peserta mengikuti pelatihan pengelolaan anggaran desa secara digital. Mereka diperkenalkan dengan aplikasi spreadsheet untuk menyusun dokumen anggaran secara modern dan transparan. Sesi ini bertujuan agar perangkat desa mampu mengelola anggaran berbasis kebutuhan nyata dan sesuai dengan rencana pembangunan desa.
Sesi berikutnya, peserta dibimbing dalam menyusun program PKK sesuai dengan kebutuhan desa. Setiap kelompok kerja PKK, seperti Pokja I (Keagamaan dan Sosial) hingga Pokja IV (Kesehatan), didampingi secara intensif dalam perencanaan program, dari mulai penyusunan anggaran hingga implementasi.
Setiap kelompok didampingi dalam pembuatan dokumen administrasi, seperti proposal kegiatan dan laporan anggaran. Tim pengabdian memberikan template digital untuk memudahkan pengelolaan administrasi secara sistematis. Kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi, di mana peserta mengungkapkan rencana mereka untuk menerapkan keterampilan yang diperoleh.
Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dan perangkat desa dalam pengelolaan pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat lokal.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















