Oleh: Vani Satya Puspita Anggraeni, Sleman Yogyakarta, Prodi Pendidikan Kewarganegaraan, Universitas Negeri Yogyakarta
KEBUMEN, Kebumen24.com – Radikalisme adalah gagasan atau ideologi yang berupaya mengubah tatanan sosial dengan menggunakan kekerasan sebagai sarana mencapai tujuan. Di Indonesia, bentuk radikalisme yang paling mencolok adalah radikalisme agama, di mana penganutnya sering kali menafsirkan hukum agama secara literal dan kaku, serta menolak ideologi Pancasila dan toleransi antarumat beragama. Hal ini mengakibatkan perpecahan di antara kelompok pemeluk agama yang berbeda.
Radikalisme agama di Indonesia tumbuh karena beberapa faktor, seperti perbedaan doktrin keagamaan, perbedaan suku dan ras, perbedaan tingkat budaya, serta adanya pengelompokan mayoritas dan minoritas dalam masyarakat. Faktor-faktor ini sangat potensial memicu pertumbuhan radikalisme agama.
Radikalisme juga sering kali berakar dari kekecewaan dan rasa ketidakadilan sosial, serta lemahnya penegakan hukum dalam masyarakat. Radikalisme memunculkan dampak negatif, seperti ketegangan antar kelompok, intoleransi, diskriminasi, hingga kebencian yang semakin meningkat, sehingga mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Untuk mencegah berkembangnya radikalisme, pemerintah Indonesia mengimplementasikan pendidikan kewarganegaraan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Pendidikan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta pemahaman tentang ideologi Pancasila dan UUD 1945. Melalui pendidikan kewarganegaraan, diharapkan tercipta masyarakat yang damai, rukun, serta memiliki semangat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebhinekaan, demokrasi, serta perdamaian di tengah masyarakat. Diharapkan dengan pendidikan ini, generasi muda Indonesia mampu menghindari pengaruh radikalisme dan menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















