KEBUMEN, Kebumen24.com – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik (HIMA MSDM Sektor Publik) Politeknik Piksi Ganesha Indonesia (PPGI) Kebumen Tahun 2026 resmi berakhir.
Penutupan kegiatan digelar di Aula Balai Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Kamis (1/10/2026). Berakhirnya program tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian sekaligus mendorong masyarakat agar terus mengembangkan potensi gula semut yang telah dirintis selama program berlangsung.
PPK Ormawa tahun ini mengusung tema “Inisiasi Desa Sampang sebagai Kampung Gula Semut Berstandar Ekspor melalui Intervensi Produksi Higienitas dan Penguatan Kelembagaan Petani.”
Melalui program tersebut, mahasiswa bersama masyarakat Desa Sampang melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi gula semut, khususnya dari sisi higienitas produksi dan penguatan kelembagaan kelompok petani.
Direktur Politeknik PPGI Kebumen, Ari Wahuyo, S.ST., M.M. MOS, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sampang, kelompok tani, masyarakat, mahasiswa, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program sejak awal hingga penutupan.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari kegiatan yang telah dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam melanjutkan dan mengembangkan hasil program secara mandiri.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan dari Pemerintah Desa Sampang, kelompok tani, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah bersama-sama mendukung kegiatan ini dari awal sampai dengan penutupan,” ujarnya.
Ia berharap pengetahuan, keterampilan, sarana, dan pendampingan yang telah diberikan dapat benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan potensi gula semut Desa Sampang.
“Kami berharap apa yang sudah diberikan tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dikembangkan dan dilanjutkan sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang,” katanya.
Ari juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. Menurutnya, berbagai hasil pendampingan yang telah diberikan selama kegiatan diharapkan menjadi modal bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperkuat pengelolaan gula semut secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Desa Sampang, SarIkun, S.Sos., menyampaikan terima kasih kepada Politeknik PPGI Kebumen, HIMA MSDM Sektor Publik, dan seluruh mahasiswa yang telah hadir serta memberikan pendampingan kepada masyarakat.
Ia menilai program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama kelompok tani yang selama ini mengembangkan usaha gula semut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Piksi Ganesha Indonesia dan seluruh mahasiswa yang sudah melaksanakan kegiatan di Desa Sampang. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi kelompok tani dan pengembangan gula semut,” ungkapnya.
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi hal penting setelah kegiatan resmi ditutup. Ia berharap masyarakat dapat terus memanfaatkan ilmu, keterampilan, sarana, dan pengalaman yang telah diperoleh selama pendampingan.
“Kami berharap apa yang sudah diberikan selama kegiatan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat berkelanjutan ke depannya,” lanjutnya.
SarIkun juga berharap hubungan kerja sama antara Pemerintah Desa Sampang dan Politeknik PPGI Kebumen dapat terus terjalin. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan potensi masyarakat dan keberlanjutan berbagai program yang telah dimulai.
Dengan berakhirnya PPK Ormawa HIMA MSDM Sektor Publik Tahun 2026, tanggung jawab untuk melanjutkan hasil program kini menjadi bagian penting dari masyarakat dan kelompok petani di Desa Sampang.
Program yang telah dijalankan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pendampingan mahasiswa, tetapi berkembang menjadi langkah awal bagi Desa Sampang dalam memperkuat produksi gula semut yang higienis, memiliki kelembagaan petani yang semakin baik, serta berorientasi pada pengembangan pasar yang lebih luas.
Kegiatan PPK Ormawa HIMA MSDM Sektor Publik PPGI Kebumen Tahun 2026 pun secara resmi ditutup pada Kamis (1/10/2026), dengan harapan manfaat program dapat terus dirasakan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Sampang dalam jangka panjang.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















