KEBUMEN, Kebumen24.com –Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, Pengasuh Pondok Pesantren Alhasani Desa Jatimulyo Kecamatan Alian, Gus Asyhari Muhammad Al Hasani, memberikan pernyataan penting mengenai proses seleksi calon yang sedang berlangsung di partai politik. Menurutnya, dalam menentukan rekomendasi kandidat, partai politik harus mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.
Dalam wawancaranya, Gus Asyhari menyampaikan bahwa partai politik memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk opini publik dan memberikan pilihan yang jelas kepada masyarakat dalam memilih pemimpin daerah. Terutama untuk memastikan proses demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan di tingkat lokal.
Gus Asyhari, menegaskan, Pilkada bukan sekadar ajang persaingan politik, tetapi momen untuk mewujudkan perubahan yang positif bagi masyarakat. Partai politik harus berfokus pada memilih calon yang mampu mewakili aspirasi dan kebutuhan rakyat, bukan hanya berdasarkan pertimbangan politik sempit.
‘’Partai politik bukan hanya sekadar alat untuk memenangkan suatu kontestasi politik, tetapi juga harus mampu mengedukasi masyarakat tentang visi, misi, dan program-program yang mereka usung,” ujar Gus Asyhari kepada media, Kamis 4 Juli 2024.
Selain itu, Gus Harry juga menyoroti perlunya partai politik untuk mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap langkah politik yang diambilnya. Salah satunya mengenai transparansi, akuntabilitas, dan integritas harus menjadi prinsip utama yang dijunjung tinggi oleh setiap partai politik dalam menghadapi Pilkada.
Gus Asyhari juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para pemilih dan tokoh agama, untuk aktif dalam mengawasi dan memastikan bahwa proses Pilkada Kebumen berlangsung dengan jujur dan adil.
“Keterlibatan semua pihak, termasuk partai politik, adalah kunci utama keberhasilan demokrasi di tingkat lokal,” tambahnya.
Sebagai pengasuh pondok pesantren yang dikenal akan kepeduliannya terhadap masalah sosial dan politik, Gus Asyhari Muhammad Al Hasani berharap agar Pilkada Kebumen dapat menjadi contoh yang baik bagi proses demokrasi di seluruh Indonesia. Dimana partisipasi aktif partai politik membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Ibaratnya Partai Politik itu sebagai kendaraan transportasi bus, membawa banyak penumpang dari arah dan alamat yang berbeda beda,berhenti sesuai yang dikehendaki setiap penumpang, bukan kendaraan pribadi yang hanya mencapai keinginan yg dikehendaki sang pemilik,’’pungkasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















