KEBUMEN, Kebumen24.com – Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Kebumen, Gus Fachrudin Achmad Nawawi, menyayangkan dan prihatin adanya keributan organisasi masyarakat (ormas) yang diduga antara Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau dan Pemuda Pancasila beberapa hari kemarin. Dimana, akibat keributan itu, menyebabkan terjadinya kerusakan markas LSM Harimau, di Jalan Kutoarjo Kebumen Minggu 20 Juni 2024, malam.
Hal itu ia sampaikan kepada media, Rabu 3 Juli 2024. Menurutnya, insiden tersebut menyebabkan kecemasan dan kepanikan warga.
Gus Fachrudin menekankan pentingnya mengutamakan persatuan dan kedamaian. Sebagai ormas harusnya bisa turut menjaga kondusifitas agar tewujud wilayah yang aman dan damai. Begitu pula jika ada masalah, harusnya diselesaikan dengan jalan musyawarah dan duduk bersama sambil ngopi.
. “Kami sangat menyayangkan adanya keributan keributan ormas kemarin. Harusnya kalo ada masyarakat selesaikan baik baik, duduk musyarawah. Harusnya pabila ada permasalahan sekecil apapun, sebesar apapun, itu sebetulnya bisa selesaikan dengan musyawarah, dengan duduk bersama sambil ngopim kan enak, tidak sampai ribut ribut, kasihan warga jadi panik,’’ujar Ulama Muda itu.
Selain itu, Pengasuh Pondok Pesantren Alhasani Alian Kebumen itu juga menuturkan sebagai ormas yang baik, seharusnya turut mengayomi masyarakat, dan bukan malah justru membuat keributan ditengah masyarakat. Terlebih menjelang Pilkada serentak 2024,
‘’ Sebagai ormas harusnya kan membantu turut menjaga kondusisitas. Apalagi ini menjelang pilkada serentak. Janganlah malah membuat keributan. Mari bersama sama kita jaga Kebumen tetap kondusif dan damai. Kita semua punya tanggung jawab untuk menciptakan suasana yang harmonis di tengah masyarakat, tidak hanya TNI dan Polri,”tukasnya.
Gus Fachrudin menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga perdamaian khususnya jelang pilkada serentak. Termasuk kepada para tokoh masyarakat dan ulama agar turut berperan meredam situasi dan menciptakan suasana yang kondusif.
‘’ Saya berharap agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan konflik dengan cara damai. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali. Kepada Para tokoh masyarakat dan ulama kami memohon juga turut mengambil peran aktif dalam menyelesaikan konflik ini,”imbuhnya.
Disisi lain, Gus Fachrudin menegaskan bahwa tindakan kekerasan sangat tidak dibenarkan dalam hukum negara maupun agama apapun. utamanya Islam. Ini sesuai dengan yang dicontohkan Nabi, dimana, sepanjang hidup Rasulullah SAW senantiasa mengedepankan perdamaian di antara kaumnya, baik sebelum diangkat sebagai Nabi dan Rasul.
‘’ Jadi tindakan kekerasan sangat tidak dibenarkan dalam hukum negara maupun agama apapun, khususnya Islam. Ini sesuai dengan yang dicontohkan baginda Nabi yang sepanjang hidupnya senantiasa mengedepankan perdamaian,’’pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP Recky saat dikonfirmasi menyampaikan, kasus ini masih dalam proses pemeriksaan para saksi saksi. Termasuk hasil CCTV.
‘’Soal pengrusakan masih diperiksa para saksi saksi da hasil CCTV. Karna orang yang datang belum tentu melakukan pengerusakan juga,’’jelasnya melalui pesan singkat.
Seperti diberikan sebelumnya, Jalan Kutoarjo Kebumen tepatnya di dekat Perlintasan Kereta Api Selang mendadak digegerkan dengan adanya aksi puluhan orang yang merusak markas LSM Harimau Kebumen. Kejadian membuat warga yang melintas sempat panik dan ketakutan, Minggu 30 Juni 2024.
Berdasarkan pantauan media di Lokasi, bangunan markas LSM bercorak loreng tersebut tampak mengalami kerusakan di beberapa bagian. Bahkan, peralatan kantor tak luput dari sasaran amukan sekelompok orang tersebut.
Tim Inafis Polres Kebumen pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Termasuk Petugas Kepolisian Polres Kebumen dan TNI turut terjun ke lokasi.
Menurut keterangan beberapa warga di lokasi, peristiwa pengrusakan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB sore hari. Warga melihat ada sekitar 50 orang lebih mendatangi markas LSM Harimau. Tiba tiba sekelompok orang tersebut langsung merusak kantor secara membabi buta.
‘’ Kejadian pun begitu singkat sekitar 5 menitan, mereka ada pakai mobil dan juga sepeda motor,’’ salah satu warga yang enggan disebut namannya.
Saat kejadian kantor LSM Harimau dalam posisi kosong. Sehingga tak ada korban jiwa. Warga menduga aksi perusakan ini dilakukan bukan oleh orang jauh. Terlebih ciri kendaraan yang digunakan menunjukkan pelat lokal Kebumen.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















