KEBUMEN, Kebumen24.com – Usai lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedirman Kebumen kembali menggelar pelayanan pengobatan gratis atau Sosiomedis kepada masyarakat hingga di desa-desa. Sosiomedis dilakukan sebagai bentuk wujud kepedulian RSDS didalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sosiomedis berlangsung di GOR Panjer, Kecamatan Kebumen, Minggu 21 April 2024. Hadir secara langsung Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua Tim Penggerak PKK Kebumen Iin Windarti, Sekda Edi Rianto bersama para pimpinan OPD lainnya, Camat dan jajarannya serta Direktur RSUD dr Soedirman Arif Komedi.
Bupati menyatakan, pemerintah terus menggencarkan pengobatan gratis di desa-desa, kelurahan, sekolah dan pondok pesantren. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan warganya.
“Dengan sosiomedis ini kita berikan pengobatan gratis kepada warga dengan sistem jemput bola. Kita adakan di desa-desa, kelurahan terus muter, begitu juga di sekolah dan pondok pesantren. Menjangkau yang tidak terjangkau,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, salah satu ciri daerah itu maju maka warganya harus bisa hidup sehat. Kesehatan menjadi sangat penting dan berharga, karena itu perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat juga sangat tinggi.
“Pengobatan gratis seperti ini akan terus kita gencarkan. Saya minta agar rumah sakit daerah ini memberikan pelayanan sampai desa-desa. Bagaimana daerah akan maju, kalau warganya banyak yang sakit,” tandasnya.
Untuk itu, Bupati juga menekankan pentingnya hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih saat musim hujan seperti ini, dimana rawan terserang penyakit demam berdarah. Sampai saat ini tercapat ada 86 kasus demam berdarah di Kebumen.
“Alhamdulillah tidak ada yang sampai meninggal, kasus berhasil kita tangani. Tapi tentunya ini harus kita cegah, caranya bagaimana? Harus ada kesadaran untuk bereprilaku hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, ditambah olahraga,” terangnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Soedirman Arif Komedi menjelaskan, beberapa layanan pengobatan yang diberikan meliputi cek gula darah, kolestrol, asam urat, pengobatan mata, layanan KB, sunatan masal, konsultasi gizi, cek kehamilan, dan pemberian makanan bergizi, vitamin bagi penderita stunting.
‘’Semua kita berikan gratis, termasuk obatnya,”jelas Arif Komedi.
Pihaknya berupaya untuk mendekatkan ke masyarakat tentang pelayanan juga edukasi kesehatan. Target per triwulan minimal sekali sosiomedis.
“Tahun ini ada 4 kali, sebetulnya yang sekarang masuk triwulan 1, tapi karena kemarin ada pemilu jadi kita geser. Sebentar lagi yang triwulan 2 kita agendakan lagi. Untuk lokasi masih kita koordinasikan,” katanya.
Arif Komedi mengatakan, meski Sosiomedis dilaksanakan di Kelurahan Panjer, warga di tempat lain tetap dibolehkan untuk melakukan berobat. Artinya pengobatan gratis ini bebas untuk umum, untuk siapa saja. Beberapa layanan yang ramai dimanfaatkan masyarakat adalah pemeriksaan mata, laboratorium, dan sunatan massal.
“Untuk sunatan massal, kuota peserta terbanyak memang Panjer, namun wilayah lain juga bisa, masyarakat luar Panjer boleh juga ke sini. Ada juga layanan lain yaitu administrasi kependudukan kerjasama dengan Disdukcapil. Yang belum ada layanan darah, kita perlu kerjasama dengan PMI untuk kegiatan selanjutnya,” pungkas Arif Komedi.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















