KEBUMEN, Kebumen24.com – Isu perlindungan perempuan dan anak menjadi salah satu fokus utama dalam agenda coffee morning Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kebumen yang digelar di Ruang Media Pengadilan Negeri (PN) Kebumen, Kamis (16/7/2026).
Pertemuan yang dihadiri jajaran Forkopimda tersebut juga membahas sejumlah persoalan strategis lainnya, mulai dari meningkatnya perkara pidana anak, maraknya gugatan perdata terkait hak tanggungan, hingga praktik pinjaman berbunga tinggi yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Ketua Pengadilan Negeri Kebumen, Endi Nurindra Putra, mengungkapkan bahwa tren peningkatan perkara pidana yang melibatkan anak menjadi perhatian serius. Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berharap dukungan penuh dalam upaya pencegahan, edukasi, serta perlindungan hukum yang optimal,” ujar Endi.
Selain itu, PN Kebumen juga menyoroti banyaknya perkara perdata yang berkaitan dengan hak tanggungan dan bunga pinjaman, khususnya dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Masyarakat diimbau lebih berhati-hati sebelum mengajukan pinjaman dengan bunga tinggi yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Dalam forum tersebut juga disampaikan pentingnya pengawasan yang lebih ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap praktik pembiayaan yang dinilai memberatkan masyarakat.
Sebagai bentuk keberpihakan terhadap masyarakat kurang mampu, Pengadilan Negeri Kebumen menegaskan komitmennya memberikan layanan prodeo atau pembebasan biaya perkara bagi warga yang memenuhi persyaratan, salah satunya dengan memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan Pengadilan Negeri Kebumen. Menurutnya, forum koordinasi seperti ini menjadi wadah penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Sinergi ini adalah langkah nyata dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi,” kata Bupati.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menangani persoalan sosial, tetapi juga menjaga stabilitas daerah.
Ia secara khusus mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Kebumen.
Komitmen menjaga keamanan daerah juga ditegaskan oleh Kapolres Kebumen bersama Komandan Kodim 0709/Kebumen. Keduanya menyatakan siap terus memperkuat soliditas dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















