PemerintahanReligi

Mujahadah Padang Jagad Kebumen Ajak Masyarakat Rajut Kebhinekaan Pasca Pilpres

×

Mujahadah Padang Jagad Kebumen Ajak Masyarakat Rajut Kebhinekaan Pasca Pilpres

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, masyarakat diajak untuk senantiasa menjalin kerukunan dan merajut kebhinekaan. Jangan sampai perbedaan pilihan saat pilpres hubungan menjadi terpecah belah.

Hal itu disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqomah Karangsari-Kebumen, KH. Gus Johan Amru Alhafidz, saat menggelar Mujahadah Padang Jagad Yogyakarta Cabang Kebumen bersama Bersama KH. R, Chaidar Muhaimin Afandi selaku Pengasuh Ponpes Almunawir dan Jamiyyah Ta’lim Wal Mujahadah Padang Jagat Yogyakarta, Senin 29 April 2024.

Kegiatan sekaligus Halal Bihalal Idul Fitri 1445 Hijriyah ini mengangkat tema “Merajut Kebhinekaan Mempersatukan Perbedaan NKRI Harga Mati”, dan berlangsung penuh khidmat di Ponpes setempat. Hadir Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto, S.H,M.H, yang diwakili Kabag Kesra Tjahjo Sambodo Nugrahaningwidi, Jajaran Forkopimcam serta ratusan jamaah dan para santri Ponpes.

Gus Johan Amru mengatakan, dengan semangat kebhinekaan yang diusung dalam Mujahadah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam merajut persatuan dan kesatuan dalam perbedaan. Terutama setelah Pilpres agar kembali rukun dan jangan sampai terpecah belah.

‘’Harga mati NKRI harus tetap dijaga dan dilestarikan untuk keberlangsungan bangsa yang adil dan makmur. Jangan sampai perbedaan pilihan saat pilpres kemarin berlarut, mari kembali bersatu padu,’’ucap Gus Johan yang sekaligus Ketua Mujahadah Padang Jagad Yogyakarta Cabang Kebumen itu.

Gus Johan mengungkapkan, Halal Bi Halal ini dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar jamaah Mujahadah Padang Jagad Yogyakarta Cabang Kebumen. Kegiatan ini sekaligus untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah islamiyah di antara sesama umat muslim.

‘’Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat dalam menjaga kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memelihara keharmonisan dan keamanan di tengah-tengah perbedaan yang ada,’’tuturnya.

Lebih jauh Gus Johan menjelaskan, Padang Jagad merupakan sebuah mejelis yang berjumlah sekitar 500 san anggota. Padang jagad juga diartikan terang Dunianya, aman negaranya, tentram masyarakatnya, dan lancar ekonominya.

‘’Jadi Padang jagad ini kalo istilah bahasa jawa itu padang atau terang dunianya, Aman negaranya, tentram masyarakatnya, dan lancar ekonominya. Majelis Padang Jagad di kebumen seudah pernah jalan, tapi karena covid jadi libur, sekarang mau mulai kembali, ’’jelas Gus Johan.

Dalam sambutanya Kabag Kesra menyampaikan, pihaknya menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap dengan mengikuti Mujahadah ini akan banyak mendatangkan mamfaat dan keberkahan hidup.

‘ Kami tentu menyambut baik, dan semoga dengan mengikuti mujahadah ini dapat mendatangkan berkah,’’ucapnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. R, Chaidar Muhaimin Afandi menyampaikan bahwa keberagaman adalah salah satu anugerah yang harus dijaga dan diperkuat. Menurutnya, dengan kegiatan ini menggambarkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia meskipun terdapat perbedaan-perbedaan yang ada.

‘’Dengan merajut kebhinekaan, kita dapat memperkokoh persaudaraan antar umat beragama dan suku di Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan semangat Pancasila yang menempatkan kebinekaan sebagai salah satu nilai dasar dalam berbangsa dan bernegara,’’ujarnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.