OPINI PUBLICPilkadaPolitik

Namanya Diusulkan Maju Cawabup, Dawam Sebut Rektor UMNU Kebumen ” Sedang Ngompori Politisi”

750
×

Namanya Diusulkan Maju Cawabup, Dawam Sebut Rektor UMNU Kebumen ” Sedang Ngompori Politisi”

Sebarkan artikel ini
Foto : Ketua PCNU Kebumen KH, Dawamudin Masdar

KEBUMEN, Kebumen24.com – Munculnya pernyataan Rektor UMNU Kebumen Dr. Imam Satibi, yang mengusulkan nama Ketua PCNU Kebumen KH, Dawamudin Masdar untuk maju sebagai kandidat Calon Wakil Bupati pada Pilkada 2024, langsung mendapat tanggapan pedas. Dimana, Dawam menyebut, Rektor UMNU itu kemunkingan sedang ‘’Ngompori’’ para politisi agar segera muncul nama calon untuk melawan Kandidat Pertahana H. Arif Sugiyanto SH, MH.

Hal itu ia tegaskan melalui pesan singkat kepada media, Minggu 28 April 2024. Menurutnya, siapapun sebagai warga negara berhak secara personal maupun  institusi berhak menyampaikan aspirasi politiknya, termasuk soal cabup cawabub.

Namun perlu diingat dan dipahami, bahwa yang berhak mengusung pasangan cabup-cawabup adalah partai politik. Untuk itu, sebagai seorang yang bukan pimpinan partai politik menjadi hal sangat kecil bahkan tidak mungkin mencalonkan diri.

‘’Intinya begitu, tapi saya terima kasih kepada Rektor Umnu yang telah menyuarakan aspirasinya. Dugaan saya, Rektor Umnu itu sedang “Ngompori” para politisi biar segera muncul untuk mencalonkan diri untuk tampil “melawan” pertahanan Bapak  H. Arif Sugiyanto SH, MH yang katanya juga akan landing untuk periode kedua dengan tetap berpasangan bersama Ibu Hj. Ristawati Purwaningsih,’’ucapnya.

Lebih lanjut Dawam menekankan pentingnya untuk bersama sama mensukseskan pelaksanan pilkada serentak ini agar berjalan aman, lancar dan kondusif. Ia pun berharap kepada masing-masing pasangan cabup maupun cawabup untuk berkompetisi dengan sehat dan Fair Play. Jangan sampai saling menghujat, membuli apalagi menfitnah.

‘Mari bersama sama mensukseskan pelaksanan pilkada serentak ini agar berjalan aman, lancar dan kondusif. Semoga masing-masing pasangan cabup maupun cawabup bisa berkompetisi dengan sehat dan Fair Play. Jangan sampai saling menghujat, membuli apalagi menfitnah. Harus ada gagasan dan program untuk memajukan kebumen agar kedepan menjadik semakin baik,’’ujarnya.

Disisi lain, Dawam menyebutkan kepemimpinan Bupati dan Wabup saat ini bisa dikatakan cukup sukses. Ini terbukti dengan banyaknya sejumlah penghargaan yang diperoleh oleh Pemkab Kebumen dalam berbagai bidang.

‘’Oleh karena itu andai kata beliau bedua betul-betul masih mau duet kembali, menurut saya peluang untuk terpilih kembali sangat terbuka. Soal peluang H. Zaeni Miftah ketua DPC PKB Kebumen yang kabarnya akan turut maju berkontestasi dalam pilkada serentak nanti  ya pasti ada. Apalagi dia kan pimpinan PKB Kebumen yang notabene partai terbesar di Kebumen, tapi kalau benar benar  mau maju,  harus cari pasangan yang memiliki nilai elektoral dan popularitas plus, kalau tidak ya tentu lebih baik tidak usah maju dan sebaliknya lebih baik mendukung kembali pasangan yang dulu diusungnya ,’’imbuh Dawam.

Lebih jauh Dawam menambahkan bahwa pada Pilkada tahun 2020 lalu, PKB memang merupakan Partai pengusung pasangan Arif – Rista. Akan tetapi, jika di Pilkada Kebumen 2024 ini berpisah, maka harus tetap dengan cara yang baik, apalagi marah marah.

‘’Jika di Pilkada Kebumen 2024 ini PKB memang harus berpisah, maka harus tetap dengan cara yang baik, jangan berpisah dengan cara marah marah.’’tandasnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com